Tak Ada Pesta Rakyat pada Hari Jadi Jawa Tengah
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Tak Ada Pesta Rakyat pada Hari Jadi Jawa Tengah

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:06 WIB
Oleh : Stefy Thenu / AB

Semarang, Beritasatu.com - Peringatan hari ulang tahun ke-70 Provinsi Jawa Tengah (Jateng) digelar dengan sangat sederhana, Sabtu (15/8). Tak ada pesta rakyat dan tak ada gelegar hiburan saat hari jadi Jawa Tengah. Hanya sebuah tumpeng yang dipotong oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo serta diakhiri dengan upacara.

Upacara yang digelar di halaman kantor Gubernur Jateng itu juga dilakukan dengan sangat sederhana. Pesertanya hanya sedikit, tidak lebih dari 100 orang. Meski begitu, semuanya tidak mengurangi khidmat perayaan hari jadi tersebut.

Dengan berpakaian adat Jawa, Ganjar Pranowo memimpin jalannya upacara peringatan hari jadi itu. Dalam pidatonya, tak henti-hentinya Ganjar memompa semangat masyarakat Jateng. Menurutnya, pandemi Covid-19 memang membuat semuanya terpuruk, termasuk Jawa Tengah, tetapi masyarakat tidak boleh lemas, bahkan putus asa.

"Kondisi ini tidak boleh membuat kita lemas bahkan membuat mental jatuh. Pandemi ini harus menjadi momentum kita bangkit kembali dari keterpurukan. Caranya adalah berkolaborasi dan bersinergi dengan cara-cara baru untuk melakukan terobosan," katanya.

Sebenarnya, lanjut Ganjar, capaian Jawa Tengah satu tahun terakhir sedang cantik-cantiknya. Di sektor infrastruktur, 90 persen kondisi jalan Jawa Tengah dalam kondisi baik. Selain itu, sekitar 85 persen dari 9,3 juta rumah di Jawa Tengah sudah berstatus layak huni.

Selain itu, pembangunan dua bandara, yakni Bandara Jenderal Soedirman di Purbalingga, tahun ini ditargetkan selesai dan Bandara Ngloram di Blora, bulan depan sudah dioperasikan untuk melayani penumpang.

"Pembangunan sumber daya manusia juga semakin meningkat. Selain menggratiskan SPP bagi SMA/SMK/SLB negeri, Jateng juga memberikan bantuan siswa madrasah sebesar Rp26,5 miliar dan insentif pengajar keagamaan dari Rp 205 miliar dinaikkan menjadi Rp 253 miliar," jelasnya.

Namun, tiba-tiba Tuhan memberikan ujian kepada Jawa Tengah di awal tahun 2020, sehingga capaian-capaian yang bagus itu langsung menurun.

"Meski berat dan membuat sempoyongan, tetapi jangan sampai kondisi ini membuat patah semangat. Kita harus berjuang sekuat tenaga untuk mengembalikan kejayaan yang telah dicita-citakan," tegasnya.

Berbagai langkah telah disiapkan Ganjar untuk membangkitkan kembali kondisi Jawa Tengah. Sejumlah investasi yang sempat tertunda didorong untuk kembali dengan menyiapkan berbagai kawasan industri, seperti Brebes, Batang, Kendal dan daerah lainnya.

"Sekarang kita sedang mencoba mengonsolidasikan seluruh kekuatan agar masyarakat bisa berbisnis dengan cara baru, hidup baru dan komunikasi baru," katanya.

Sektor UKM, lanjut Ganjar, juga mendapat perhatian. Sejumlah UKM yang membutuhkan pendampingan langsung dirangkul dan disiapkan pendampingan serta akses modal.

"Untuk bantuan pendampingan dan akses modal bagi UKM, alhamdulillah Bank Jateng mendapatkan penempatan dana Rp 2 triliun. Kalau itu dikapitalisasikan 100 persen, maka ada dana Rp 4 triliun yang bisa digelindingkan untuk mengungkit sektor itu," jelasnya.

Selain tetap menebar semangat dan optimisme, Ganjar juga mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk peduli sesama. Sesuai tema yang diambil dalam peringatan hari jadi tahun ini, yakni Jateng Peduli Sesama.

"Kita jadikan Jateng Peduli Sesama ini kado ulang tahun kepada bangsa dan negara. Mari peduli dengan nasih saudara kita, tetangga dan masyarakat yang membutuhkan di tengah pagebluk Covid-19 ini," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bangun Papua dengan Paradigma Baru

Upaya pembangunan SDM Papua terkendala oleh konflik yang kerap terjadi di wilayah tertentu, khususnya di Pegunungan Tengah, Papua.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Peringati HUT RI, IKAPTK Aceh Akan Bagikan 1.945 Masker

Pembagian masker merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi terkait partisipasi PKK dalam menggencarkan protokol kesehatan di kalangan masyarakat.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Ahwil Lutan Tetap Lurus dan Tidak Neko-neko

Ahwil Lutan menjadi salah satu penerima tanda jasa Medali Kepeloporan.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Imam Besar Masjid Istiqlal: HUT RI Momentum Perkuat Ketahanan Nasional

Dalam rangka kesiapsiagaan nasional, dia mengusulkan bela negara kepada para pemuda di Tanah Air.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Personel TNI Amankan Perairan Jakarta Saat Peringatan HUT ke-75 RI

Pengamanan wilayah perairan sekitar Jakarta disebutkan dilaksanakan hingga 18 Agustus 2020 mendatang dan mengerahkan sejumlah kapal perang.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Ini Isu yang Luput dari Pidato Kenegaraan Jokowi

Isu pendidikan di saat penting juga penting mengingat pendidikan back bone peradaban anak bangsa

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Pagu Anggaran Turun, Mensos Pastikan PKH, Bansos Tunai, dan Kartu Sembako Tetap Lanjut

92% lebih belanja untuk bansos, sisanya 0,55% belanja pegawai, 1,3% belanja modal, dan 5,9% belanja barang.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

UI Terima 1.678 Mahasiswa Baru dari SBMPTN 2020

Sebanyak 1.678 calon mahasiswa baru Universitas Indonesia (UI) diterima melalui UTBK-SBMPTN 2020.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Perguruan Tinggi Tetap Belajar Online pada Tahun Akademik Baru

Ini mempertimbangkan keselamatan mahasiswa dan kita semua supaya perguruan tinggi jangan sampai menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Pidato Kenegaraan Jokowi, Bima Arya : Pandemi Covid-19 Harus Jadi Lompatan

Wali Kota Bogor Bima Arya sepakat dengan Presiden bahwa pandemi harus jadi momentum untuk maju.

NASIONAL | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS