Susi, Retno, dan Sri Mulyani Diprediksi Bertahan
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Prediksi Kabinet JIlid II Jokowi

Susi, Retno, dan Sri Mulyani Diprediksi Bertahan

Rabu, 9 Oktober 2019 | 07:28 WIB
Oleh : Fana Suparman / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) pada 20 Oktober mendatang, nama-nama yang bakal mengisi kabinet masih menjadi misteri. Sejumlah prediksi dan analisis pun bermunculan

Nama-nama menteri yang masuk dalam kabinet Jokowi jilid pertama berpeluang besar diangkat lagi. Mereka yang memiliki kans besar dipertahankan Jokowi adalah menteri-menteri yang berprestasi.

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) Yasin Mohammad menilai sejumlah menteri yang berlatar belakang profesional berpeluang dilantik lagi. Alasannya, menteri-menteri dari kalangan profesional lebih tampak kinerjanya.

Baca juga: Jokowi Harus Percaya Diri Dalam Menentukan Kabinet

Yasin memprediksi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi salah satu nama yang bakal mengisi kabinet Jokowi jilid II. Meski sempat membuat kebijakan kontroversial seperti melarang nelayan menggunakan cantrang, Yasin menilai hal itu dilakukan Susi untuk menjaga sumber daya laut. Apalagi berdasarkan studi yang pernah dilakukan, penggunaan cantrang dianggap merusak sumber daya laut dan ekosistem karang. Yasin pun mengapresiasi kerja Susi yang serius berperang melawan illegal fishing.

"Dalam konteks penenggelaman (kapal yang mencuri ikan, Red), Ibu Susi paling tinggi. Prestasinya dalam law enforcement atau perang melawan illegal fishing patut diapresiasi," kata Yasin di Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Sosok lain yang bakal bertahan adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani. Meski kebijakan-kebijakannya tidak ada yang revolusioner, Sri Mulyani dinilai terbukti mampu menyeimbangkan neraca keuangan negara.

Sri Mulyani.

“Kunci keuangan negara itu ada di Ibu Sri Mulyani. Pola yang dimainkan adalah kebijakan ekonomi liberal. Membuka lebar-lebar akses investasi dari luar. Investasi ini dibuka dalam rangka menyeimbangkan neraca keuangan. Tidak ada kebijakan monumental, tetapi di dunia politik, Sri Mulyani berpotensi di Pilpres 2024,” katanya.

Selain dua srikandi tersebut, Yasin juga memprediksi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bakal kembali dipercaya Jokowi. Yasin menyatakan, Retno berhasil menjawab keraguan sebagian kalangan. Bahkan, kerja kerasnya dalam berkomunikasi dengan negara-negara lain telah membuahkan hasil yang nyata.

Retno Marsudi dan Joko Widodo.

“Pada awal-awal penunjukan Ibu Retno diragukan kemampuannya, termasuk komunikasinya dengan beberapa negara lain banyak diragukan, tetapi belakangan dia bisa menunjukkan prestasi, seperti masuknya Indonesia sebagai anggota Dewan Keamanan di PBB,” katanya.

Baca juga: Gerindra Bantah Isu Prabowo Ditawari Kursi Menhan

Di sisi lain, Yasin memprediksi sejumlah menteri dari kalangan partai politik justru paling terancam. Mayoritas dari mereka jarang berprestasi dan tidak memiliki terobosan baru. Salah satunya, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. Dia dinilai tidak mampu melindungi buruh.

“Ya seharusnya menaker itu banyak mengeluarkan peraturan menteri yang bisa menjawab persoalan-persoalan krusial berkaitan dengan buruh dan perlindungan kesejahteraan buruh. Menaker tidak bisa menjawab persoalan-persoalan buruh," ujarnya.

Seharusnya kata Yasin, Hanif Dhakiri selaku menaker mampu membuat peraturan yang bisa melindungi para pekerja, setidaknya menjembatani kepentingan buruh dan perusahaan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Jelang Pelantikan, Ketum PBNU: Jokowi-Ma'ruf Simbol Kemenangan Nasionalis-Santri

Hal itu disampaikan Kiai Said di hadapan lebih dari seribu santriwan dan santriwati di Pondok Pesantren Al Tsafaqah di Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019) malam

POLITIK | 9 Oktober 2019

Pengamat Nilai Prabowo Lebih Elegan Masuk Jajaran Watimpres

Ireng menilai sampai saat ini Prabowo masih diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan politik arus utama.

POLITIK | 9 Oktober 2019

Mundur, Pelantikan Presiden-Wapres Digelar 20 Oktober Sore Hari

Awalnya, pelantikan direncanakan pukul 10.00 WIB, dan diganti menjadi pukul 16.00 WIB.

POLITIK | 9 Oktober 2019

Ini Pimpinan 10 Alat Kelengkapan DPD

Berikut pimpinan 10 Alat Kelengkapan (Alkel) DPD periode 2019-2020.

POLITIK | 8 Oktober 2019

Ketua MPR: Pelantikan Presiden Akan Berjalan Aman

Jika pelantikan presiden tidak aman, maka negara lain akan memandang rendah serta mencibir bangsa Indonesia.

POLITIK | 8 Oktober 2019

Pengamat: Memangnya Buzzer Bisa Ditertibkan?

Menurut Pengamat Media Sosial Ismail Fahmi buzzer juga ada di oposisi atau pihak pihak yang ikut bermain dalam percakapan media sosial.

POLITIK | 8 Oktober 2019

MPR Akan Selesaikan Pembagian Alat Kelengkapan dengan Musyawarah

Semua tugas akan dibagi rata ke seluruh pimpinan MPR.

POLITIK | 8 Oktober 2019

Rencana Demo Perppu KPK, Dasco: Unjuk Rasa Harus Bermartabat

Sufmi mengimbau kepada adik-adik mahasiswa menjalankan demo dengan bermartabat.

POLITIK | 8 Oktober 2019

Penentuan Kabinet, Kapitra: Tak Perlu Libatkan KPK

Penentuan komposisi kabinet merupakan hak prerogatif dari presiden.

POLITIK | 8 Oktober 2019

Cak Nanto: Jokowi Butuh Pembantu Berkualitas

Jokowi butuh pembantu yang berkualitas yan melanjutkan pembangunan infrastruktur, SDM, investasi, pembenahan birokrasi, dan penggunaan APBN secara tepat guna.

POLITIK | 8 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS