Logo BeritaSatu

Multipolar Ambil Alih 24,9% Saham MDS

Kamis, 14 Maret 2013 | 11:40 WIB
Oleh : COY / WBP

Jakarta - PT Multipolar Tbk (MLPL) mengambil alih 762,5 juta (24,9 persen) saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dari Asia Color Company Limited (ACC). Transaksi itu dilakukan pada harga Rp 1.216 per saham atau Rp 883,4 miliar.

Transaksi itu dilakukan pada 8 Maret 2013. Tujuannya untuk penyederhanaan penyertaan perseroan pada Matahari Department Store (MDS).

“Setelah transaksi itu, Multipolar akan memegang langsung saham MDS,” ujar Sekretaris Perusahaan Multipolar Chrysologus RN Sinulingga dalam keterangan resmi, Rabu (13/3).

Sebelum transaksi itu, dia mengatakan, Multipolar masuk MDS melalui anak usahanya, PT Matahari Pacific (MP). MP memiliki 20 persen saham Meadow Asia Company Limited (MAC), pemegang 100 persen saham ACC. Sebanyak 80 persen saham MAC dimiliki CVC Capital Partners. ACC memiliki 98,15 persen saham MDS, yang bergerak di sektor ritel.

CVC merupakan perusahaan pengelola dana swasta (private equity firm) yang berbasis di Luksemburg. Saat ini, CVC mengelola dana US$ 50 miliar.

“MAC, ACC, dan MP telah meneken reorganisation agreement yang intinya berisikan kesepakatan penjualan 25 persen saham MDS milik ACC ke Multipolar,” kata Chrysologus.

Dia melanjutkan, sebagai bagian dari transaksi itu, MP mengembalikan 20 persen saham biasa, 20,7 persen saham preferen, dan 8,8 juta waran MAC ke MAC. Nilainya setara dengan pembelian saham MDS oleh Multipolar

CVC dikabarkan segera melepas sebagian saham MDS ke sejumlah investor. Masa penawaran awal (bookbuilding) dilakukan pekan ini.

Tahun lalu, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), menjual aset- aset bisnis non inti ke induk usahanya, Multipolar, senilai Rp 3,2 triliun. Aset-aset yang dilepas adalah Timezone, Time Bookstores, restoran, properti di bawah Matahari Pacific dan PT Nadya Putra Investama (NPI).

Perseroan melepas 100 persen saham MP dan NPI ke Multipolar. Pasca transaksi itu, bisnis inti Matahari adalah Matahari Food Business (MFB) melalui Hypermart dan Foodmart. Multipolar 50,2 persen saham Matahari.

Sebelumnya, Temasek Holdings melalui anak usahanya, Anderson Investments, telah merampungkan dan mengeksekusi exchangeable rights subscription agreement (ERSA) senilai Rp 2,9 triliun yang diterbitkan Prime Star Investment Pte Ltd, anak usaha Multipolar. Exchangeable rights atau ER itu dapat dikonversi dengan 1,4 miliar (26,1 persen) saham Matahari.

Temasek dan Multipolar telah meneken ERSA 31 Januari 2013. Dengan dieksekusinya ER, seluruh persetujuan dan dokumentasi yang diperlukan dalam transaksi itu telah terpenuhi.

Harga pelaksanaan transaksi itu mencapai Rp 2.050 per saham. Dalam perdagangan kemarin, saham Matahari berkode MPPA stagnan pada level Rp 1.760.

“Saya gembira melihat transaksi dan investasi Temasek di Matahari rampung. Ini merupakan tonggak penting bagi Multipolar,” kata Presiden Direktur Multipolar Eddy Handoko, belum lama ini.

Eddy sebelumnya mengatakan, Multipolar akan tetap menjadi pemegang saham pengendali Matahari. Sebab, Temasek membeli saham Matahari milik publik, bukan milik perseroan. Matahari juga tidak akan mengeluarkan saham baru.

Menurut Eddy, setelah Temasek masuk, Multipolar akan terus mengembangkan Matahari, yang merupakan pemain ritel ternama lokal. Perseroan juga komit mendukung pengembangan infrastruktur ritel nasional, peningkatan jalur distribusi produk nasional, dan pengembangan berbagai usaha kecil menengah (UKM).

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wartawan Terima Upeti dari Tambang Emas, Ini Kata Ketua PWI Papua Barat

PWI Papua Barat akan mengambil sikap tegas bahkan akan mencabut keanggotaan wartawan yang menerima upeti dari tambang emas ilegal.

NEWS | 28 September 2022

4 Tahun Terakhir, Dinas Pertamanan DKI Bangun 100 Taman

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta menyebutkan selama empat tahun terakhir telah membangun sebanyak 100 taman.

NEWS | 28 September 2022

Pelaku Pungli terhadap Soleh Solihun Sudah Dipecat

Samsat Jakarta Selatan menghentikan pelaku pungli yang dialami oleh komika Soleh Solihun saat melakukan cek fisik kendaraan.

NEWS | 28 September 2022

Komedian Soleh Solihun Ungkap Ada Pungli di Samsat Jaksel

Komedian Soleh Solihun mengungkap pungli (pungutan liar) di Samsat Polres Metro Jakarta Selatan ketika sedang mengurus perpanjangan STNK.

NEWS | 28 September 2022

Presiden Jokowi Serahkan Bansos di Kantor Pos Jailolo

Saat mengunjungi Kantor Pos Jailolo, Presiden Jokowi menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi para penerima manfaat.

NEWS | 28 September 2022

TECH Dukung Menteri Nadiem Wujudkan Digitalisasi Pendidikan

IndoSterling Technomedia (TECH) melalui aplikasi Edufecta siap mendukung Menteri Nadiem mewujudkan digitalisasi pendidikan tingkat dasar dan menengah.

NEWS | 28 September 2022

Tiba di Halmahera Barat, Jokowi Sapa Warga

Dari Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu (28/9/2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Halmahera Barat.

NEWS | 28 September 2022

Krisis Energi, Jerman Batal Tutup Pembangkit Listrik Nuklir

Krisis energi akan memaksa Jerman untuk membatalkan rencana penutupan pembangkit listrik nuklir.

NEWS | 28 September 2022

Bareskrim Usut Dugaan Penipuan Mark AI, Kerugian Rp 25 Miliar.

Bareskrim mengusut kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) robot trading Mark AI

NEWS | 28 September 2022

Bela Putri Candrawathi, Febri Diansyah Tegaskan Objektif

Eks Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah bakal bersikap objektif dalam menjalankan tugas sebagai kuasa hukum Putri.

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Syarat Indonesia Bisa Punya Kendaraan Listrik Harga Ekonomis

Ini Syarat Indonesia Bisa Punya Kendaraan Listrik Harga Ekonomis

OTOMOTIF | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings