Logo BeritaSatu

CTECH Labs Jalin Kerjasama Riset Kanker dengan Tiga Negara

Senin, 30 Juni 2014 | 22:04 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Frankfurt - Metode Electro Capacitive Cancer Therapy (ECCT) yang ditemukan oleh Dr. Warsito P. Taruno, dipresentasikan dalam Konferensi International tentang metode terapi kanker non-konvensional yang diselenggarakan oleh International Society of Laser Applications (ISLA) di Beverungen, Jerman, 27-29 Juni kemarin.

"ECCT adalah metode terapi kanker dengan prinsip pemberian medan listrik statis dari luar terhadap tubuh pasien yang mengidap kanker yang dengan medan listrik itu membuat sifat kelistrikan sel kanker yang meningkat tinggi saat sel membelah terganggu sehingga sel kanker gagal membelah dan mati," jelas Dr. Warsito dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Senin (30/6).

Menurut Dr. Mikhael Weber, pendiri asosiasi ISLA dan juga penemu Weber Laser untuk terapi berbagai macam penyakit termasuk kanker yang dipakai di seluruh dunia termasuk di Indonesia, ketertarikan peserta konferensi sangat luar bisa. "Hal ini adalah sebuah ide yang sangat brilian," katanya.

Lebih lanjut Weber mengatakan, konferensi ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari 24 negara yang sebagian besar merupakan dokter spesialis terapi terhadap kanker dan berbagai penyakit langka lainnya dengan metode non-konvensional seperti gelombang berenergi rendah seperti laser dan ultrasonik, immunotherapy dan stem cell.

"Penerimaan peserta konferensi terhadap metode baru ECCT sangat luar biasa dikarenakan metode ini memberikan kontribusi yang sangat besar dalam upaya memberikan kesembuhan terhadap pasien kanker dalam kondisi stadium akhir, " kata Dr. Weber.

Dalam konferensi juga terjalin kesepakatan kerjasama antara CTech Labs Edwar Teknologi dan Weber Medical guna pemanfaatan teknologi ECCT untuk terapi kanker di jaringan klinik dan rumah sakit yang dimiliki oleh Weber Medical di seluruh dunia.

Kerjasama ini meliputi riset, edukasi dan pengembangan produk serta penyebaran pengetahuan penyembuhan kanker dengan terapi listrik statis dan terapi laser. Kerjasama ini mendasari kemitraan jangka panjang dan menyediakan akses untuk aplikasi riset secara luas.

CTECH Labs juga akan bekerjasama melakukan penelitian kanker dengan Prof Gerhard Litscher dari Graz University of Medicine, Austria dan uji klinis jenis kanker otak paling ganas glioblastoma multiform (GBM) dengan Prof. Shimon Slavin dari Center for Cell Teraphy and Cancer Immunotherapy, Israel.

"Metode ECCT secara prinsip mirip dengan metode Tumor Treatment Field (TTF) yang dikembangkan oleh ilmuwan Israel, tetapi temuan Dr Warsito menggunakan tenaga baterai yang jauh lebih kecil dan praktis, dibanding tenaga accu seberat 5kg yang harus dibawa dengan ransel yang Novacure gunakan," ujar Shimon Slavin.

"Kerjasama riset kami sejalan dengan visi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang mendorong pelaku riset untuk melakukan riset-riset berorientasi produk dalam rangka kemandirian bangsa," kata Warsito.

Warsito menambahkan dengan captive market sekitar Rp 4 triliun pertahun, 95% produk alat kesehatan yang beredar di Indonesia adalah produk impor.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Timnas Hoki Jadikan Piala Asia Uji Coba Asian Games 2023

Timnas Hoki Jadikan Piala Asia Uji Coba Asian Games 2023

SPORT | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings