Butterfly Square, Hunian yang Menyerupai Sayap Kupu–kupu
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (-3.88)   |   COMPOSITE 6109.17 (-67.05)   |   DBX 1194.89 (-8.46)   |   I-GRADE 181.466 (-2.56)   |   IDX30 517.087 (-6.25)   |   IDX80 138.626 (-2.13)   |   IDXBUMN20 407.246 (-12.18)   |   IDXESGL 143.602 (-2.01)   |   IDXG30 142.274 (-1.49)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-6.22)   |   IDXQ30 148.355 (-1.8)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-4.7)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-9.55)   |   IDXV30 137.723 (-2.39)   |   INFOBANK15 1047.79 (-2.84)   |   Investor33 444.391 (-4.43)   |   ISSI 179.418 (-2.96)   |   JII 631.935 (-12.81)   |   JII70 220.815 (-4.42)   |   KOMPAS100 1231.17 (-15.43)   |   LQ45 963.139 (-12.42)   |   MBX 1681.26 (-19.57)   |   MNC36 327.223 (-3.01)   |   PEFINDO25 325.051 (-4.38)   |   SMInfra18 313.073 (-8.54)   |   SRI-KEHATI 379.382 (-3.5)   |  

Butterfly Square, Hunian yang Menyerupai Sayap Kupu–kupu

Selasa, 23 September 2014 | 16:51 WIB
Oleh : Pamudji / FER

Weatherhead Arsitektur meresmikan rancangan desain proyek Butterfly Square, di pantai barat Swedia. Pembangunan fisik proyek direncanakan akan di mulai pada 2016.

Lokasi proyek terletak 4 km dari Bastad, dengan model desain menyerupai sayap kupu-kupu terbuka. Desain tersebut menciptakan dua bentuk bangunan berbentuk L, yang terhubung dengan pedestrian bagi pejalan kaki. Sebuah jalan taman dibuat secara diagonal, yang menghubungkan area proyek ke taman terdekat dan terhubung ke stasiun Bastad.

Sebagai pusat kota baru, di lokasi proyek akan berdiri hunian yang terintegrasi dengan ritel dan bangunan komersial lain.

Seperti dikutip dari worldarchitecturenews.com, desain yang digarap oleh Weatherhead Arsitektur ini akan menyediakan berbagai unit perumahan, dengan teras pribadi, unit ritel, dan fasilitas sipil seperti ruang untuk pertunjukan. Ruang parkir juga disediakan, namun akses melalui Butterfly Square hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Salah satu sudut taman memberikan beragam bentuk tempat duduk. Sedangkan di pusat lokasi akan menjadi daerah cekung, yag dipakai bertindak sebagai panggung.

Bahan material dari kaca, batu dan kayu digunakan sebagai palet bahan inti untuk memaksimalkan suasana siang hari dan mengoptimalkan koneksi proyek dengan alam. Sementara itu, atap berbentuk L dibangun taman untuk mendorong kedatangan serangga dan burung.

Weatherhead Arsitektur menargetkan penanaman bunga harginsten karena telahsemakin langka di wilayah tersebut. Saat bunga tersebut mekar akan menarik kupu-kupu ginst yang terancam punah. Pembangunan taman diharapkan dapat meningkatkan jumlah bunga dan kupu-kupu. Tim desain percaya bahwa bangunan harus hanya ramah lingkungan

"Mengetahui bahwa kupu-kupu memperoleh energi mereka dari sinar matahari melalui sayap, kami memutuskan untuk meniru dengan memasukkan panel surya di seluruh atap yang ditanami," ujar tim desain.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS