Galang Solusi Energi Berkelanjutan dan Dekarbonisasi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Lokakarya SDSN

Galang Solusi Energi Berkelanjutan dan Dekarbonisasi

Selasa, 25 November 2014 | 21:07 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama lembaga di bawah Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB (United Nations Sustainable Development Solution Network/UN-SDSN) menggelar lokakarya “Partnership for Solution SDSN Regional Workshop” di Jakarta, 26-27 November.

Lokakarya yang mengambil tema “Prioritas dan Persiapan untuk Energi Berkelanjutan dan Dekarbonisasi Mendalam di Indonesia” itu akan menghadirkan pembicara baik praktisi dan akademisi dari dalam maupun luar negeri.

UN-SDSN adalah lembaga yang dibentuk Sekretaris Jenderal PBB Bon Ki-moon pada 2012 lalu untuk mengefektifkan program pembangunan berkelanjutan, termasuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas.

SDSN yang beranggotakan para ahli, praktisi, serta akademisi itu akan memberikan usulan ke berbagai negara berkembang mengenai program pembangunan berkelanjutan.

Lokakarya kali ini merupakan bagian dari peran SDSN dalam membantu mencari solusi terbaik dengan berbagai contoh yang telah berhasil dalam pelaksanaan pembangunan berbasis berkelanjutan di Indonesia dan berbagai negara.

“Bagi Indonesia, kegiatan pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan sudah menjadi keharusan. Kegiatan seperti Partnership fot Solution Regional Workshop ini merupakan salah satu langkah strategis untuk membantu kita mengefektifkan pembangunan yang berkelanjutan,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Senada dengan Siti, menurut pengalaman mantan Menteri Pembangunan Nasional Singapura Mah Bow Tan, pembangunan berkelanjutan memang harus menjadi prioritas utama. Sebab, sumber semakin terbatasnya sumber daya dalam menghadapi tantangan peningkatan permintaan masyarakat dan perubahan iklim.

“Karena itu, setiap individu harus mendukung dan bersedia mengubah gaya hidup,” kata Mah dalam satu kesempatan.

Sementara itu, pimpinan dewan SDSN Indonesia Mari Elka Pangestu mengatakan, lokakarya kali ini merupakan lanjutan dari konferensi Tri Hita Karana-Sustainable Development International Conference yang digelar di Bali pada Oktober 2013 lalu bersamaan dengan penyelenggaraan pertemuan APEC Bali.

Mari mengatakan, Indonesia perlu memanfaatkan keberadaan SDSN untuk memperkuat program pembangunan berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan.

“Keberadaan SDSN ini harus bisa dimanfaatkan secara efektif bagi pembangunan masa depan Indonesia,” kata mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini.

Dari lokakarya, kata dia, setidaknya ada tiga hal yang bisa dicapai. Pertama, mengidentifikasikan program dekarbonisasi di Indonesia. Bagaimana Indonesia bisa menurunkan tingkat karbonisasi dalam kegiatan industri dan perekonomian sehingga sesuai standar PBB.

“Ini penting tidak saja bagi kualitas hidup masyarakat kita, tapi juga memberi arah kebijakan energi Indonesia ke depan,” ujarnya.

Kedua, mengidentifikasi pola kebijakan yang bisa menguntungkan dan mengembangkan teknologi yang cocok untuk kebutuhan Indonesia. Melalui lokakarya ini setidaknya bisa memberikan gambaran mengenai teknologi, kebijakan, dan tantangan sosial yang dihadapi Indonesia dan transisi ke masa depan energi yang berkelanjutan.

Seperti diketahui, sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan, salah satu tantangan terbesar Indonesia adalah pengelolaan energi. Tidak hanya untuk memenuhi peningkatan dari sisi permintaan, tapi juga bagaimana meningkatkan efisiensi energi sehingga tidak membebani lingkungan hidup dari hasil emisi Co2.

Ketiga, kegiatan ini dapat mengidentifikasi dan mengembangkan ide-ide konkret untuk SDSN guna memfasilitasi transisi ke energi yang berkelanjutan di Indonesia. Ini akan mencakup pengembangan ide-ide untuk penelitian kolaboratif, demonstrasi, dan proyek-proyek perencanaan strategis dengan peserta yang akan memberikan hasil yang nyata.

Sejauh ini, lokakarya terkait SDSN ini mendapat sambutan positif seperti terlihat dari antusias berbagai kalangan untuk berpartisipasi, termasuk dari pejabat tinggi negara seperti Menteri Keuangan, Gubernur DKI, selain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai tuan Rumah, termasuk sejumlah akademisi dan praktisi dari dunia usaha.

Sumber: PR/Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS