Logo BeritaSatu

"Goyang Drible" Dilarang KPI, Duo Serigala Siap Ciptakan Goyang Baru

Kamis, 28 Mei 2015 | 17:00 WIB
Oleh : Chairul Fikri / B1

Jakarta - Pemilik "Goyang Drible", Pamela Safitri dan Ovi Sovianti merasa sedih karena goyangannya dilarang Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Lembaga negara ini melarang penayangan goyang yang dipopulerkan Duo Serigala tersebut.

"Yang pasti sedih banget 'Goyang Dribel' dilarang KPI, karena goyang itu kan punya Duo Serigala," ungkap Pamela, saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (28/5).

Advertisement

Karena "Goyang Drible" sudah merupakan ciri khas Duo Serigala, maka mereka berencana akan membuat goyangan baru sebagai pengganti goyangan yang dianggap erotis tersebut.

"Yang pasti kita akan membuat goyangan baru untuk menggantikan 'Goyang Drible'. Nanti akan lebih elegan, karena kita sudah kebiasaan goyang jadi kalau enggak goyang ada sesuatu yang kurang, makanya kita akan ciptain goyangan baru," ujar Pamela.

Menurut Pamela, sebagai pekerja seni, Duo Serigala akan mematuhi peraturan yang dikeluarkan pihak KPI.

"Kita akan legowo kok mengikuti peraturan yang dikeluarkan KPI. Biar bagaimanapun kita sebagai warga negara Indonesia yang baik pasti harus tunduk sama hukum dan enggak boleh melanggarnya," lanjutnya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Sembako Banpres


# Parigi Moutong


# Labuan Bajo


# Partai Prima


# Partai Pandai


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Andi Gani Tegaskan Musra Bukan Agenda Dukung Salah Satu Capres

Andi Gani Tegaskan Musra Bukan Agenda Dukung Salah Satu Capres

NEWS | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings