Logo BeritaSatu

Sidang APPF ke-24, Indonesia Adu Gagasan dengan Tiongkok dan Malaysia

Rabu, 20 Januari 2016 | 14:27 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JAS

Vancouver - Delegasi Parlemen Indonesia saat ini sedang berupaya mengangkat kepentingan nasional untuk disahkan menjadi resolusi di Forum Parlemen Asia Pasifik (APPF) ke-24 yang berlangsung di Vancouver, Kanada. Sejumlah isu strategis tersebut antara lain tentang praktik penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) di perairan Indonesia, pekerja migran, dan terorisme.

​Para wakil rakyat di bawah koordinasi Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu harus berhadapan dengan anggota parlemen negara lain yang juga membawa kepentingkan nasionalnya masing-masing.

Advertisement

​Terkait illegal fishing, Indonesia meminta forum membuat resolusi untuk menindak dan mencegah kejahatan lintas negara ini. Malaysia dan Kamboja menjadi negara yang terbuka menolak memasukkan isu itu ke dalam resolusi.

Namun, Indonesia akhirnya berhasil meyakinkan delegasi negara-negara lain untuk terus memproses illegal, unregulated and unreported fishing (IUU fishing) menjadi resolusi bersama.

​Sementara itu mengenai isu pekerja migran, Indonesia memiliki perbedaan pendapat dengan Singapura mengenai resolusi pekerja lintas negara itu.

Sebagai negara yang banyak mengirim buruh migran, Indonesia ingin resolusi itu dibuat secara ketat supaya masing-masing negara penerima buruh migran menjamin perlindungan hukum dan jaminan sosial.

Di sesi berbeda, Indonesia telah berhasil meyakinkan delegasi negara-negara lain bahwa terorisme, termasuk Daesh atau Negara IslamIrak dan Suriah (IS atau ISIS), tidak ada hubungannya dengan ajaran Islam.

"Pemahaman ini akhirnya disetujui dalam resolusi anti-terorisme," kata Hanafi Rais, anggota Delegasi Indonesia dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), di Vancouver, Rabu (20/1).

​Hal lain yang dibahas adalah penyelesaian diplomatik dan damai untuk sengketa di Laut China Selatan. Indonesia ingin semua negara yang terlibat menahan diri dan tidak melakukan upaya yang bisa memperuncing konflik.

"Dalam hal ini, delegasi Indonesia berdebat cukup panjang dengan delegasi China (Tiongkok) yang bersikeras melanjutkan reklamasi sejumlah pulau yang mereka klaim sebagai wilayah mereka," kata Yustine Irine Roba Putri, anggota delegasi dari Fraksi PDI Perjuangan.

Oleh pihak Tiongkok, resolusi yang ditawarkan Indonesia diharap bisa lebih diperhalus dalam pembuatan kalimatnya.

Sementara dalam pembahasan terkait resolusi konektivitas ekonomi Asia Pasifik, Indonesia dan Tiongkok bersepakat mengenai penguatan institusi keuangan multilateral dan fokus pada penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Pasalnya, sektor ekonomi ini yang harus dijamin keberlangsungannya di tengah arus pasar yang semakin terbuka di kawasan ini," kata Andika Pandu Puragabaya dari Partai Gerindra.

​Delegasi Indonesia yang bertugas untuk berdebat dalam pembuatan draf itu adalah Hanafi Rais, Irine Yusiana Roba Putri, Teguh Juwarno dari Fraksi PAN, Dwi Aroem Hadiati dari Golkar, dan Andika Pandu.

Sidang APPF ke-24 berlangsung di Vancouver 17-22 Januari 2016. Pada pertemuan tahun ini, dibahas tiga sektor isu: politik dan keamanan, ekonomi dan perdagangan, serta kerja sama kawasan Asia Pasifik.

APPF adalah forum parlemen negara-negara Asia Pasifik yang dibentuk pada 1991 oleh sembilan negara dan Indonesia adalah salah satu negara pendiri. Pada pertemuan ini hadir 20 delegasi negara, seperti Jepang, Australia, Malaysia, Rusia, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, dan Selandia Baru.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Polisi Pastikan Selidiki Pohon Koka di Kebun Raya Bogor

Polisi Pastikan Selidiki Pohon Koka di Kebun Raya Bogor

NEWS | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings