Candi Prambanan, Legenda Loro Jonggrang, dan Mitos Putus Cinta
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Candi Prambanan, Legenda Loro Jonggrang, dan Mitos Putus Cinta

Senin, 21 Maret 2016 | 00:47 WIB
Oleh : L Gora Kunjana / GOR

Candi Prambanan atau Loro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara yang dibangun pada abad ke-9 Masehi atau sekitar tahun 850 oleh Wangsa Sanjaya.

Terletak di kecamatan Prambanan kurang lebih 17 kilometer timur laut Yogyakarta, 50 km barat daya Surakarta, dan 120 km selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Candi Prambanan menempati kompleks seluas 39,8 hektare (ha).

Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman pertama, yaitu Candi Brahma sebagai dewa pencipta, Candi Wisnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Candi Siwa lebih diutamakan dan lebih dimuliakan dari dua dewa Trimurti lainnya. Hal itu ditunjukkan oleh sosok bangunan Candi Siwa yang terbesar dan tertinggi, menjulang setinggi 47 meter.

Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.

Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, ada 4 buah ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Loro Jonggrang.

Candi Wisnu yang terletak di sebelah utara candi Siwa, hanya berisi arca Wisnu. Demikian juga Candi Brahma yang terletak di sebelah selatan Candi Siwa, hanya ada ruangan berisi arca Brahma.

Candi pendamping yang cukup memikat adalah Candi Garuda yang terletak di dekat Candi Wisnu. Candi ini menyimpan kisah tentang sosok manusia setengah burung yang bernama Garuda. Garuda merupakan burung mistik dalam mitologi Hindu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah, berparuh dan bersayap mirip elang.

Prambanan juga memiliki relief candi yang memuat kisah Ramayana. Menurut para ahli, relief itu mirip dengan cerita Ramayana yang diturunkan lewat tradisi lisan. Relief lain yang menarik adalah pohon Kalpataru yang dalam agama Hindu dianggap sebagai pohon kehidupan, kelestarian dan keserasian lingkungan.

Di Prambanan, relief pohon Kalpataru digambarkan tengah mengapit singa. Keberadaan pohon ini membuat para ahli menganggap bahwa masyarakat abad ke-9 memiliki kearifan dalam mengelola lingkungannya.

Candi yang sejak 1991 ditetapkan UNESCO sebagai cagar budaya dunia (World Wonder Heritage) ini memiliki fasilitas Museum Arkeologi, audio visual, wartel, warnet, hotel, restoran, toko-toko cinderamata, Taman Bermain, dan sebagainya. Sehingga sangat wajar kalau kompleks Candi Prambanan ini merupakan kekayaan arkeologi dunia yang menjadi salah satu tujuan pariwisata.

Lalu bagaimana Candi Prambanan juga dikenal sebagai Candi Loro Jonggrang? Nah soal ini adalah terkait dengan legenda putri Loro Jonggrang dan Bandung Bondowoso.

Alkisah jaman dahulu kala terjadi sebuah peperangan antara dua kerajaan Hindu di Pulau Jawa di daerah yang sekarang disebut Prambanan, yakni Kerajaan Pengging dan Keraton Boko. Kerajaan Pengging dipimpin oleh raja yang arif dan bijaksana bernama Prabu Damar Moyo dan memiliki seorang putra yang sakti mandraguna Bandung Bondowoso. Sedangkan Kerajaan Pengging diperintah seseorang raja yang kejam, berwujud raksasa yang suka makan daging manusia bernama Prabu Boko.
Meski berwujud raksasa, Prabu Boko –yang selalu dikawal seorang patih setia bernama Gupolo-- memiliki seorang putri manusia bernama Loro Jonggrang yang cantik bak seorang dewi dari kayangan.

Singkat kata peperangan dasyat akhirnya dimenangkan Kerajaan Pengging setelah Bandung Bondowoso yang maju ke medan pertempuran berhasil mengalahkan Prabu Boko. Sementara Patih Gupolo melarikan diri. Ketika mencari Gupolo di Kraton Boko, Bandung bertemu dengan Putri Loro Jonggrang, dan malah tertarik dengan sang putri lalu berniat melamarnya untuk dijadikan istri. Namun sang putri tak mau karena pemuda itulah yang membunuh ayahnya. Maka ia pun membuat siasat untuk bisa membalas dendam. Ia mau dipersunting Bandung asal bisa memenuhi dua syarat yang dimintanya.

Pertama, Loro Jonggrang meminta Bandung Bondowoso membuat sumur yang dalam. Dengan sangat mudah Bandung membuat sebuah sumur sangat dalam yang ia beri nama Jala Tunda. Di sinilah sang putri melancarkan siasatnya untuk membunuh Bandung. Loro Jonggrang menyuruh Bandung Bondowoso untuk masuk ke dalam sumur, dan begitu berada di dalam sumur Loro Jonggrang beserta Patih Gupolo menimbun sumur tersebut dengan batu supaya Bandung mati. Namun kesaktian Bandung Bondowoso memang luar biasa, ia bisa meloloskan diri dari sumur itu dengan bersemedi.

Selamat dari maut, Bandung yang sadar dirinya diperdaya sangat marah kepada Loro Jonggrang yang berusaha untuk membunuhnya. Namun siapa tahan dengan bujuk rayu putri nan cantik bak dewi kayangan itu. Bandung luruh dan mereda amarahnya. Loro Jonggrang kemudian mengajukan syarat kedua. Ia meminta dibuatkan 1000 buah candi dalam semalam yang diperkirakan akan gagal dilaksanakan, dan Bandung Bondowoso setuju dengan permintaannya

Kembali Bandung menunjukkan kesaktiannya. Ia mampu memerintahkan ribuan jin untuk mengerjakan candi tersebut. Ketika menjelang tengah malam pembangunan sudah hampir selesai, Loro Jonggrang panik dan akhirnya membuat siasat. Ia menyuruh para gadis untuk membakar jerami sehingga langit menjadi lebih terang. Akibatnya ayam-ayampun berkokok dimana-mana. Mendengar kokok ayam, sebagai pertanda segera datangnya pagi, para jin yang membantu pengerjaan canditersebut tunggang langgang melarikan diri, padahal candi yang dibangun sudah mencapai 999 buah.
Meng

etahui usahanya gagal lagi karena ulah Loro Jonggrang, Bandung yang murka berat langsung mengutuk Loro Jonggrang menjadi candi yang ke seribu. Loro Jonggrang akhirnya menjadi sebuah arca batu. Dan arca batu tersebut sampai sekarang ada di candi Prambanan. Selain mengutuk Loro Jonggrang jadi arca, Bandung juga mengutuk para gadis yang membantu membakar jerami menjadi perawan tua. Kisah ini akhirnya menciptakan mitos orang yang sedang pacaran sebaiknya tidak mengunjungi candi Prambanan karena akan putus cintanya. (Berbagai sumber)

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Dodi Reza Alex Noerdin


# OJK


# Piala Thomas


# Pinjol Ilegal


# Kasus Covid-19



TERKINI
47 Negara Akan Gagal Capai Tingkat Kelaparan Rendah

47 Negara Akan Gagal Capai Tingkat Kelaparan Rendah

DUNIA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings