Mengintip Pendidikan Berkualitas di Tengah Kebun Sawit
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Mengintip Pendidikan Berkualitas di Tengah Kebun Sawit

Jumat, 19 Mei 2017 | 17:16 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Agam - Banyak pihak yang beranggapan, anak yang bekerja di perkebunan kelapa sawit yang terletak di pedalaman seperti di Sumatera dan Kalimantan, akan sulit mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Namun, anggapan tersebut sudah waktunya berubah. Sebab, saat ini perusahaan kelapa sawit telah memberikan akses dan mutu pendidikan terbaik di bidang pendidikan, mulai dari TK sampai SMP, bahkan ada yang sampai SMA.

Salah satu perusahaan yang melakukan itu adalah Wilmar Group. Perusahaan agribisnis yang berpusat di Singapura ini, telah membangun sebanyak 12 sekolah di sekitar areal perkebunan sawit yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan.

Dengan rincian enam sekolah berada tersebar di Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), Riau, dan Sumatera Selatan (Sumsel). Sedangkan sisanya, terbagi antara Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Langkah ini, sebagai wujud memberdayakan masyarakat di sektor pendidikan yang telah dilakukan sejak dua tahun terakhir. Bahkan, Wilmar Group menganggarkan dana sebesar Rp 60 miliar untuk menghadirkan sekolah berkualitas meskipun berada di tengah perkebunan sawit.

Head of Plantation Indonesia Wilmar Group, Gurcharan Singh, di sekolah yang dibangun di Pasaman Barat, Sumbar, Kamis (18/5).

Wartawan Investor Daily berkesempatan untuk mengintip salah satu dari 12 sekolah tersebut. Sekolah itu adalah TK, SD, dan SMP Swasta Yayasan Bina Argo Minang.

Sekolah ini, berada dalam satu komplek dan terletak di tengah perkebunan milik Wilmar Group, yaitu PT Gersindo Minang Plantation (GMP) yang terletak di Kabupaten Pasaman Barat.

Saat ini, jumlah siswa di TK mencapai 67 siswa, SD 415 siswa, dan 133 siswa SMP. Jika ditotal, jumlah siswa yang bersekolah mencapai 615 siswa.

Uniknya, walau dibangun sebagai sekolah anak-anak karyawan PT GMP, ketiga sekolah ini juga memiliki beberapa siswa yang berasal dari masyarakat sekitar perkebunan. Tercatat sebanyak 21 persen hingga 25 persen berasal dari masyarakat sekitar perkebunan.

Selain memiliki ruangan kelas yang nyaman, sekolah ini memiliki fasilitas mulai dari laboratorium dengan berbagai alatnya, komputer canggih, perpustakaan, kantin sehat, hingga ruang kesenian yang tidak hanya mempelajari tentang kenenian umum tapi juga kesenian lokal yang merupakan budaya Minang hingga marching band.

Untuk memberikan kenyamanan siswa, perusahaan tersebut juga menyediakan bus sekolah yang bertugas untuk menjemput dan mengantar anak sekolah.

Hebatnya lagi, sekolah ini bebas biaya untuk para siswanya. Tidak hanya itu, disediakan pula perumahan bagi guru-guru yang dilengkapi perabotan serta listrik dan air. Dengan begitu guru makin termotivasi untuk mengajar.

Di sekolah ini, terdapat 35 guru yang meberikan pengajaran kepada siswa di tiga sekolah itu. Berbagai prestasi pun telah ditorehkan oleh para siswa sekolah tersebut. Diantaranya adalah menjadi juara keempat tingkat Sumatera Barat pada lomba pianika.

Ditambah lagi, keberhasilan mencapai peringkat keempat tingkat Sumatera dalam atletik. Bahkan, pihak yayasan menargetkan akan masuk dalam rangking sekolah top 20 dari 34 sekolah yang ada di tingkat kabupaten Agam.

Peningkatan Kualitas Manusia

Plantation Head - Indonesia Wilmar Group, Gurcharan Singh, mengatakan, bidang pendidikan merupakan hal utama dalam dalam meningkatkan kualitas masyarakat. "Ditambah lagi, pendidikan merupakan elemen penting dalam membangun sebuah negara," kata dia.

Untuk itu, kata Gurcharan, pihaknya ingin berkontribusi kepada negara ini melalui program CSR membangun sekolah. Hal itu kerena pihaknya ingin menghilangkan gap antara pendidikan berkualitas yang berada di kota dengan di tengah perkebunan.

"Kami juga ingin memberikan kesempatan dan akses pendidikan yang berkualitas kepada anak-anak yang menjadi karyawan PT GMP dan juga masyarakat sekitar," ungkapnya.

Gurcharan mengatakan, pihaknya tidak hanya membangun sekolah, namun juga terlibat langsung delam menjaga keberlanjutan standar pendidikan sekolah tersebut. Untuk itu, Wilmar membentuk tim melalui yayasan yang terdiri dari karyawan untuk menjadi relawan. Mereka mengawasi kontinuitas sekolah itu yang dibangun.

Pembangunan sekolah di tengah perkebunan PT GMP, kata Gurcaharan, menjadi pilot project yang akan diterapkan ke wilayah perkebunan lainnya milik Wilmar Gorup. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga di negara lainnya diantaranya di Malaysia dan Afrika.

"Saya berharap langkah CSR bernilai tinggi (high value) ini bisa menjadi panutan perusahaan lain sekaligus memberi kontribusi bagi pemerintah dalama rangka meningkatkan sarana pendidikan," tutupnya.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS