Logo BeritaSatu

Pengembang Harapkan Akselerasi Pembangunan Infrastruktur

Rabu, 1 November 2017 | 20:28 WIB
Oleh : Laila Ramdhini / FER

Jakarta - Kalangan pengembang mendesak pemerintah untuk menggenjot pembangunan infrastruktur yang memadai di Indonesia.

CEO Lippo Group, James Riady, mengatakan, sektor infrastruktur menjadi penggerak utama bisnis properti. "Sentimen properti pada saat ini cukup baik dan punya peluang bisa dikembangkan lagi. Pemerintah harus bisa memberdayakan semua developer untuk membangun perumahan yang terintegrasi dengan infrastruktur," kata James dalam acara Property Leaders Dialogue di Jakarta, Rabu (1/11).

Advertisement

Lebih lanjut, James mengungkapkan, rencana pembangunan jalan tol melayang (elevated highway) ruas Jakarta-Cikampek II mestinya bisa lebih masif dengan menambah hingga 8 layer. Menurutnya, saat ini kondisi kepadatan jalan tol terjadi di sepanjang ruas Jakarta-Cikampek yang menyebabkan biaya tidak efisien. Padahal, kawasan industri dan perumahan di koridor timur Jakarta sangat potensial untuk dikembangkan.

"Cikampek pusat ekonomi Asia Tenggara, bukan hanya Indonesia. Ada banyak perusahaan industri dan land bank yang besar di sana," katanya.

James sangat menyayangkan pembangunan jalan daerah yang tidak terlaksana dengan baik di sekitar Bekasi, Cikarang, Cikampek, sampai Purwakarta. Akibat jalan daerah yang tidak tersambung dengan baik, lanjut dia, arus lalu lintas terpaksa menumpuk di jalan tol. Hal ini membuat waktu tempuh Jakarta ke arah selatan sangat lambat.

"Dari arah Jakarta ke Bandung kan macetnya di Cikampek. Kita harus mendorong pemerintah untuk selangkah lebih maju membangun jalan. Kalau mau membangun Indonesia ya harus dimulai dari sini," kata dia.

James mengungkapkan, koridor timur Jakarta ini sangat potensial untuk dikembangkan. Selain letaknya yang cukup dekat dengan Jakarta, di daerah ini juga telah berdiri kawasan industri tingkat internasional. "Kami proyeksikan, backlog perumahan sebesar 11,4 juta unit ini sebagian besar akan diakomodir di koridor Cikarang ini nantinya," ujar dia.

Selain itu, menurut James, pembangunan light rail transit (LRT) sebaiknya disambung sampai Cikarang dan bukan hanya Bekasi seperti rencana saat ini. "Ini terlepas dari proyek Meikarta, tapi lebih dari itu untuk mendorong aksesibilitas hingga luar Jakarta," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PP Properti Tbk, Taufik Hidayat, mengatakan, pengembang menunggu berbagai stimulus dari pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri properti. Menurutnya, pemerintah harus segera bergerak di tengah kondisi masih lesu ini.

"Sejumlah vitamin seperti kontrol bunga bank dari Bank Indonesia, pengendalian inflasi, sampai pembangunan infrastruktur harus terus digenjot," kata Taufik



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPU Anggarkan Santunan Rp 36 Juta bagi Petugas Pemilu yang Meninggal Dunia

KPU Anggarkan Santunan Rp 36 Juta bagi Petugas Pemilu yang Meninggal Dunia

NEWS | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings