Tangkap Pelaku Skimming, Polisi Sita Rp 77 Juta
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tangkap Pelaku Skimming, Polisi Sita Rp 77 Juta

Senin, 19 Maret 2018 | 21:19 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / BW

Jakarta-Sub Direktorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, membekuk warga negara Bulgaria berinisial BKV (46), pelaku pembobol rekening nasabah bank dengan modus skimming. Dari tangan tersangka, polisi menyita uang Rp 77 juta.

Rekam jejak pelaku dalam menguras rekening nasabah akhirnya terhenti setelah aksinya tepergok satpam sebuah bank di bilangan Juanda, Jakarta Pusat.

"Pengungkapan kasus skimming ini kerja sama dari beberapa satpam salah satu bank. Satpam ini sudah dilatih oleh kesatuan mereka bagaimana cara curiga, amati dan tangkap. Karena sudah terlatih, satpam curigai pelaku ambil uang di ATM. Ternyata betul itu, dibuntuti, teriak kalau dia adalah pencuri. Barang bukti sempat dibuang ke sungai," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (19/3).

Dikatakan, tersangka BKV merupakan bagian dari sindikat pelaku pembobol rekening nasabah bank dengan modus skimming yang sebelumnya telah ditangkap antara lain berinisial CAS, RK, IRL (ketiganya Rumania), FH (Hungaria), dan MK (Indonesia).

Menyoal apakah masih ada tersangka lain yang belum tertangkap, Argo menuturkan, penyidik masih melakukan pendalaman. "Yang lain masih didalami berkaitan dengan kelompok ini," ungkapnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta menuturkan, satpam bank merasa curiga dengan tersangka karena memasukkan kartu berbeda ke dalam mesin ATM. "Penangkapn WNA Bulgaria ini berkat adanya kewaspadaan satpam di ATM. Satpam curiga seseorang masukan ATM menggunakan kartu berbeda dengan kartu biasanya (kartu polos). Satpam juga sudah diinfokan dari BI soal ini, jadi satpam berusaha melakukan penangkapan," katanya.

Nico menjelaskan, pelaku sempat berlari dan membuang kartu di sungai belakang Sekretariat Negara. "Lalu satpam mencari kartunya, kemudian menghubungi Polsek dan dilanjutkan ke Resmob," ucapnya.

Nico menambahkan, tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudian melakukan penggeledahan di salah satu hotel, di Jakarta Pusat. "Semua barang bukti ada di dalam kamar bersangkutan. Ada uang tunai Rp 77 juta hasil kejahatan," sebutnya.

Menurutnya, para tersangka berbagi peran menjadi tiga kelompok dalam melaksanakan kejahatan mencuri uang nasabah bank dengan metode skimming. Pertama adalah kelompok penyedia alat, kedua adalah kelompok operasional yang bertugas memasang alat dan mengambil data, kemudian ketiga kelompok yang mengambil uang di ATM.

Nico menuturkan, belum bisa menyimpulkan berapa total uang hasil kejahatan yang berhasil digondol pelaku. Namun, polisi menyita ratusan kartu ATM yang diduga sudah terisi data nasabah. "Namun, belum tahu apakah ini sudah diambil atau belum," katanya.

Ia pun mengimbau, kepada masyarakat agar sering mengganti PIN dan mengecek uang di rekening untuk mencegah kejahatan skimming. "Kami imbau masyarakat silahkan ganti pin dan cek uang di rekening. Nanti kartu secara nasional akan diganti kartu dengan chip," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Kampanye "Bersatu untuk Indonesia" Hasilkan Donasi Rp 3,7 Miliar

Kampanye "Bersatu untuk Indonesia" Hasilkan Donasi Rp 3,7 Miliar

EKONOMI | 19 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings