Logo BeritaSatu

Perhutani Bawa Temuan Fosil Ngawi ke Madiun

Rabu, 4 April 2018 | 19:29 WIB
Oleh : YUD

Madiun - Pihak Perhutani KPH Saradan membawa ratusan fragmen fosil binatang purba yang ditemukan petani hutan atau pesanggem di Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi ke kantor KPH setempat di Madiun untuk diamankan.

Administratur KPH Saradan Djohan Surjoputro, Rabu (4/4) mengatakan, pemindahan fosil ke kantor KPH Saradan yang berada di Jalan Rimba Karya, Kota Madiun tersebut bertujuan untuk segi keamanan ratusan fosil yang menjadi aset negara tersebut.

"Prinsip kami adalah pengamanan. Jadi semua fosil yang ditemukan di wilayah hutan Desa Rejuno akan dibawa ke kantor KPH Saradan di Madiun untuk alasan keamanan agar dapat diteliti dengan baik. Sebab, kalau dibiarkan di kantor BKPH Rejuno sangat rawan hilang atau lainnya," ujar Djohan kepada wartawan.

Selain memindahkan fosil dari kantor BKPH Rejuno di Ngawi ke kantor KPH Saradan di Madiun, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pimpinan di Surabaya dan pusat guna pengarahan lebih lanjut terkait temuan fosil tersebut.

Sementara, 300 lebih fragmen fosil yang awalnya ditemukan oleh pesanggem Ngawi bernama Sarno tersebut sedang diteliti oleh tim arkeolog dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran Sragen Jawa Tengah.

Tim tersebut berusaha mengidentifikasi dengan memberikan nomor serta label semua fragmen fosil yang ditemukan secara runtut dan teliti.

Tim dari BPSMP Sangiran Sragen juga mengambil sampel struktur dan lapisan tanah serta fragmen fosil untuk dikaji.

"Kalau melihat dari jenis tanahnya, fosil tersebut berada di lapisan tanah lempung berpasir," kata salah satu anggota tim BPSMP Sangiran, Alberto Niko.

Adapun, temuan fosil terbesar di daerah tersebut adalah bagian kaki yang diduga kuat merupakan kaki gajah purba dengan panjang hampir satu meter dan diameter 20 sentimeter. Sisanya berupa pecahan atau fragmen dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Rata-rata fragmen tersebut berukuran panjang antara 3-15 sentimeter dengan diameter 3-5 sentimeter. Selain fosil gajah purba, tim peneliti juga menidentifikasi temuan fosil tersebut sebagai tanduk hewan dan gading.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Demo Hari Ini, Polisi: Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Demo Hari Ini, Polisi: Rekayasa Lalu Lintas Situasional

NEWS | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings