Logo BeritaSatu

Lippo akan Terus Ekspansif

Jumat, 1 Maret 2019 | 13:18 WIB
Oleh : Ridho Syukro / GOR

JAKARTA – Lippo Group dalam 10 tahun ke depan akan terus berekspansi dengan business model yang terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

“Saya beberapa tahun lalu sempat gelisah saat teknologi digital masuk dan merambah berbagai sektor dan menimbulkan disrupsi. Maka kami terus mencari cara bagaimana agar Lippo tetap relevan,” kata Founder Lippo Group Mochtar Riady dalam acara 3 Dekade Lippo Malls, di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (28/2).

Dalam acara yang dihadiri segenap keluarga besar Lippo Group tersebut, Mochtar mengatakan, mal saat ini tidak lagi relevan untuk menjajakan barang semata. Saat ini mal berfungsi juga sebagai tempat berkumpul, tempat makan, diskusi, rapat, hang out, atau menjamu teman, sahabat, dan keluarga.

“Makanya, ke depan, bangunan mal Lippo kami sesuaikan dengan tren digital. Saya optimistis setidaknya sampai 15 tahun ke depan masih relevan. Tapi kami minta Lippo jangan berpuas diri, harus tetap kreatif, harus tetap eksis, ikut perkembangan zaman, agar terhindar dari disrupsi teknologi,” ujar Mochtar.

Dia menambahkan, ada anggapan di kalangan orang-orang Tiongkok, bahkan orang-orang Barat bahwa perusahaan besar milik keluarga biasanya hanya bertahan paling lama tiga generasi. Itu cerita-cerita di Tiongkok, juga di Eropa. Tapi Lippo akan terus bertumbuh, terus eksis, dari generasi ke generasi.

“Pada acara ini mestinya yang tampil adalah anak saya, James Riady. Tapi saat ini putra saya lebih memilih berada di Papua. Sekarang dia punya hobi baru mengunjungi daerah-daerah terpencil, mengunjungi klinik-klinik kesehatan dan lembaga pendidikan,” katanya.

Inovasi
Mochtar juga mengatakan, industri ritel masih dibutuhkan di Indonesia dan masih menjadi bagian dari perekonomian. Kelebihan industri ritel adalah menyerap tenaga kerja dan menjadi fundamental ekonomi.

Di era digital, lanjut dia, industri ritel harus berinovasi agar bisa berdaya saing dan industri ritel harus melakukan terobosan omni channel. Omni channel merupakan sebuah konsep yang menggabungkan online dan offline.

“Perkembangan teknologi tidak bisa dihindari dan harus diikuti oleh industri ritel. Lippo merupakan perusahaan yang banyak mengembangkan ritel dan properti, agar bisa bertahan kami terus berinovasi," ujar dia.

Selain itu, kata Mochtar, pengusaha juga harus beradaptasi dengan perubahan teknologi. Jika pengusaha tidak mengikuti perkembangan teknologi maka akan mempengaruhi keberlangsungan bisnisnya.

Lippo selalu menerapkan perkembangan teknologi sehingga menjadi perusahaan yang terdepan. Persaingan di bisnis ritel juga semakin ketat, Lippo bertahan selama tiga dekade karena selalu berinovasi dan masih dicintai. "Saya selaku tekankan inovasi dalam menjalankan bisnis," ujar dia.

Menurut dia, big data mempunyai peranan penting untuk kemajuan perusahaan dan kekayaan alam bukan menjadi prioritas lagi.

Mochtar mengatakan, kolaborasi antara ritel dan teknologi merupakan sesuatu yang luar biasa dan akan membawa status Indonesia ke level yang berbeda.

Dia menambahkan, perkembangan teknologi yang juga dirasakan adalah inovasi sistem pembayaran elektronik. Indonesia sudah menuju ke arah financial technology (fintech) dan Lippo juga sudah bermain di fintech dengan meluncurkan OVO yang sudah diterima dengan baik oleh masyarakat dan tetap berinovasi.

Lippo Malls mempunyai 71 mal yang tersebar di Indonesia dan masih ramai dikunjungi karena selalu berinovasi. Lippo Malls berada di lebih dari 100 lokasi ritel di lebih dari 40 kota, lebih dari 200 penyewa utama, lebih dari 13.000 toko khusus, luas mal mencapai 3,5 juta meter persegi (m2) dan ditargetkan menjadi 5 juta m2 pada 2025, transaksi ritel tahunan mencapai Rp 30 triliun, 37.000 tempat parkir mobil, dan 50.000 tempat parkir sepeda motor.

Jumlah karyawan Lippo Group mencapai ribuan orang dan merupakan karyawan yang sudah familiar dalam penggunaan teknologi. Jika tidak familiar dengan teknologi maka akan diberikan pelatihan. Peranan teknologi sudah sangat terasa baik di negara berkembang dan maju.

Menurut dia, negara maju seperti Amerika Serikat sudah mempunyai Amazon, sementara Tiongkok dengan Alibaba, keduanya sama-sama sukses karena berhasil memanfaatkan perkembangan teknologi.

Mochtar mengatakan, Indonesia berpeluang menjadi negara maju dan kaya teknologi karena diberikan bonus demografi.

Untuk menjadi negara maju, anak-anak muda generasi penerus bangsa menjadi masa depan baru Indonesia yang lebih baik. Anak muda atau generasi milenial diberikan pelatihan dan diajarkan tentang peranan teknologi. Jika diajarkan dengan benar maka mereka akan berkreasi dan menciptakan sesuatu yang inovatif dan bermanfaat bagi bangsa.

"Umur saya memang sudah tua tetapi saya tidak ketinggalan teknologi," ujar dia.

Dia juga mengajak generasi muda agar mencari ilmu yang bermanfaat, setelah sukses maka berikan sesuatu yang bermanfaat. “Sukses akan membuahkan hasil yaitu uang tetapi uang bukan segalanya. Kesuksesan yang sebenarnya adalah jika bisnis yang dikembangkan juga bisa membantu masyarakat sekitar,” ujar dia.

Sebagai perusahaan ternama, Lippo sudah sering melakukan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang bermanfaat. Semakin banyak memberikan kebaikan maka akan dinilai orang sebagai perusahaan berkelas. (*)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat terkait tersebut dilakukan imbas dari tragedi Kanjuruhan

NEWS | 3 Oktober 2022

Mendes PDTT: Dana Desa Berhasil Dongkrak Pembangunan Desa

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan dana desa  telah digunakan membangun jalan desa sepanjang 316.590 kilometer.

NEWS | 3 Oktober 2022

Hari Ini Ada 25 Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet

Pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini Senin (3/10/2022) tersisa 25 orang.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Mendes PDTT Sampaikan Duka Cita

Mendes PDTT menyampaikan bela sungkawa dan duka cita mendalam atas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Ahli Waris Tragedi Kanjuruhan Dapat Santunan Rp 15 Juta

Pemerintah memberi perhatian kepada korban tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang dengan memberikan santunan kepada ahli waris.

NEWS | 3 Oktober 2022

Jokowi Santuni Keluarga Para Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan santunan sebesar Rp 50 juta kepada masing-masing keluarga korban tewas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Pemerintah Santuni 125 Ahli Waris Tragedi Kanjuruhan

Pemerintah memberikan santunan ahli waris kepada korban Tragedi Kanjuruhan, di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur (3/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tak Ingin Tragedi Kanjuruhan Terulang, Presiden PKS Dorong Evaluasi Menyeluruh

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu tak menginginkan tragedi Kanjuruhan, usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya.

NEWS | 3 Oktober 2022

KPK Duga Rektor Unila secara Sepihak Batasi Kuota Penerimaan Maba

KPK mendalami dugaan Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani secara sepihak membatasi kuota penerimaan mahasiswa baru (maba)

NEWS | 3 Oktober 2022

Gocekan Jawaban Menko Airlangga Bikin Gibran Tepok Jidat

Airlangga dan Gibran menyempatkan untuk berbincang ringan dan bermain tebak-tebakan dan diunggah melalui akun media sosial Instagram.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

NEWS | 20 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings