Logo BeritaSatu

Sultan HB X Minta Kepastian Aturan Teknis Pembatasan Sosial

Rabu, 1 April 2020 | 19:21 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / CAH

Advertisement

Yogyakarta, Beritasatu.com - Menyikapi gelombnag pemudik yang tak terbendung ke wilayah DIY, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI untuk segera mengeluarkan aturan teknis penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal ini diperlukan guna menjadi pijakan hukum kepala daerah.

"Jelas itu harus ada dasar hukumnya, sehingga Pemda juga mampu melaksanakannya di daerah, entah instruksi presiden atau apa saya," kata Sultan Rabu, (1/4/2020).

Sultan juga berharap, paling cepat pekan depan aturan itu sudah harus selesai, karena daerah perlu gerak-cepat dalam mengambil kebijakan antisiapsi penyebaran virus Covid-19.

Selain itu, Sultan juga meminta adanya koordinasi terpadu antar kepala daerah, sebab pergerakan masyarakat dari zona merah Corona, akan sangat mempengaruhi persebaran virus ke daeah hijau.

Sultan juga mengungkapkan dalam rapat teleconference yang dipimpin Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy hanya sebatas memberikan rekomendasi, khususnya teknis larangan mudik dari wilayah Ibu Kota. Jika ini dilakukan, menurut Sultan, otomatis Pemerintah DKI harus menanggung kebutuhan logistik warga terdampak.

Jika memang mudik itu dilarang maka wajib dipertimbangkan bagaimana para perantau itu bertahan di tempat perantauan mereka.

"DKI (Jakarta) harus menanggung 3,7 juta orang kalau itu dilakukan,” papar Sultan.

Sultan meyakini jika jaminan hidup tidak terpenuhi, maka para perantau kemungkinan besar tetap memilih pulang. Mungkin, situasi tersebut baik untuk DKI Jakarta yang sebagian besar termasuk dalam zona merah persebaran corona.

Namun demikian juga jika para perantau di ibu kota tersebut pulang kampung, pemerintah pusat wajib mengatur rute perjalanan para pemudik, untuk meminimalisir potensi penyebaran corona di jalur-jalur perjalana.

"Nanti kalau berhenti di warung, lalu makan atau bahkan nginep. Ya bukan memutus rantai virus, yang hijau pun bisa jadi merah. Jadi ini bukan penyelesaian, maka rute harus ditentukan," paparnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Prabowo Subianto


# Ferdy Sambo


# Polisi Pengedar Narkoba


# Sekolah Lapang


# Puan Maharani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mantan Presiden Sri Lanka Dikabarkan Bakal Kembali ke Negaranya

Mantan Presiden Sri Lanka Dikabarkan Bakal Kembali ke Negaranya

NEWS | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings