Logo BeritaSatu

Covid-19 Lemahkan Akses Masyarakat pada Pendidikan

Minggu, 17 Mei 2020 | 20:13 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Menyelenggarakan pendidikan saat pandemi Covid-19 merupakan sebuah tantangan yang kompleks karena secara instan dipaksa untuk berubah. Namun tantangan ini juga menjadi ancaman karena ada ratusan ribu anak didik dari jenjang pendidikan dasar sampai menengah hingga perguruan tinggi, tidak bisa menghindari stuasi semacam ini. Pasalnya pandemi berdampak pada ekonomi yang menyebabkan akses masyarakat terhadap pendidikan melemah.

Demikian dikatakan Dekan Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadyah Prof Dr Hamka (Uhamka), Desvian Bandarsyah dalam webinar “Wajah Baru PAUD di Indonesia Pascapandemi Covid-19: Sinergi Sekolah dan Keluarga" yang diselenggarakan oleh PG PAUD Uhamka di Jakarta, Sabtu (16/5/2020).

“Kalau ini tidak utuh dan kuat, ancaman selanjutnya akan menyebabkan lost generation. Kalau kita lihat ekonomi kita yang terkoreksi semakin dalam, pertumbuhannya minus. Secara ekonomi melemah, maka daya beli juga melemah karena pengangguran meningkat, dan akses masyarakat terhadap pendidikan juga melemah,” kata Desvian.

Kondisi ekonomi melemah ini, menurut Desvian, berdampak pada daya beli masyarakat yang menurun terhadap pendidikan dan diiringi dengan daya beli yang melemah terhadap pangan. Pasalnya, masyarakat mengalami migrasi ekonomi secara cepat. Mereka tidak bisa lagi mengakses kebutuhan anak di tingkat balita, yakni dari usia 0-5 tahun yang memerlukan gizi yang cukup untuk menjadi anak yang sehat.

“Kalau dari gizi tidak tercukupi, dan sisi pendidikan tidak memadai, maka lost generation itu berpeluang terjadi,” ujarnya.

Untuk itu, Desvian menuturkan, pendidikan Indonesia perlu mengarah ke tren di masa depan yakni perlu juga kembali ke cita-cita tradisional yakni menjadikan manusia Indonesia seutuhnya dengan akhlak utama. Pasalnya, pendidikan adalah kunci untuk menentukan ke mana bangsa akan menyongsong masa depannya.

“Apakah menjadi bangsa besar dan beradab, atau raksasa yang tenggelam dengan berbagai persoalannya sendiri? Kalau ingin menghindari kekalahan persaingan global dan berbagai kepentingan niretika, maka kita perlu mengembangkan corak berpikir yang mendalam. Tanpa kemauan menjadi pendidikan menjadi kunci utama, kita akan kesulitan menghadapi tantangan itu,” ujarnya.

Selanjutnya, meski masih dalam situasi pandemi, Desvian menuturkan, tetap perlu diselenggarakan pendidikan mulai dari PAUD yang inklusif, semakin mudah diakses, serta kualitas yang merata.

Ia menegaskan, Covid-19 memaksa orang tua membuka diri melihat perkembangan pendidikan anak-anaknya dalam masa krisis. Rumah dan sekolah perlu berkolaborasi menggali segala potensi dan kapasitas yang dimiliki anak.

“Ditopang dengan beragam kondisi sosial, kita perlu lebih keras menjadikan rumah dan orang tua sebagai sekolah dan guru dalam situasi pandemi ini. Kalau sekolah kita cenderung jalan sendiri dengann problem di dalam tubuhnya, maka masyarakat dan rumah kita kurang lebih sama, tapi dengan keunikan masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, dosen PG PAUD Uhamka, Chandrawaty mengatakan, pesatnya penggunaan ilmu teknologi (IT) dan komunikasi dalam dunia pendidikan saat ini ditandai dengan berkembangnya pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dengan begitu, pendidikan menuntut adanya transformasi seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Transformasi harus dilakukan pada proses pendidikan, karena pendidikan berfungsi membentuk manusia seutuhnya. Transformasi membekali siswa untuk siap menghadapi tantangan abad 21, yaitu kemampuan berpikir kritis, dapat memecahkan masalah, komukatif, dan kolaboratif,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Muhidin Said


# Roy Suryo


# Partai Buruh


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kunjungan Wisman Mei 2022 Tertinggi Sejak Awal Pandemi

Kunjungan Wisman Mei 2022 Tertinggi Sejak Awal Pandemi

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings