Logo BeritaSatu

Komjak Minta Keterangan Aspri Eks Menpora Soal Aliran Uang ke Mantan Jampidsus

Selasa, 28 Juli 2020 | 15:19 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Kejaksaan (Komjak) tengah mendalami pernyataan Miftahul Ulum, asisten pribadi mantan Menpora Imam Nahrawi mengenai aliran dana kepada eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Adi Toegarisman. Pendalaman ini dilakukan Komjak dengan meminta keterangan Ulum di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

"Kami minta keterangan dari M Ulum dengan beberapa yang lalu ada disampaikan beberapa hal jadi kita karena itu sudah disampaikan ke publik jadi kita minta keterangannya sebagai tugas Komisi Kejaksaan," kata Ketua Komjak Barita Simanjuntak di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Saat bersaksi dalam persidangan perkara suap dana hibah KONI dan gratifikasi dengan terdakwa Imam Nahrawi pada Jumat (15/5/2020), Ulum menyebut adanya aliran dana sebesar Rp 3 miliar kepada Anggota BPK Achsanul Qosasi dan sebesar Rp 7 miliar ke Adi Toegarisman. Aliran dana itu disebut Ulum terkait temuan mengenai keuangan KONI maupun Kempora.

Barita mengatakan, pihaknya akan mendalami mengenai pernyataan Ulum tersebut.

"Iya itu yang kita mau dalami langsung dari yang bersangkutan. Kan selama ini pemberitaan informasinya. Kita mau kita dalami," katanya.

Barita menjelaskan alasan pihaknya baru mendalami pernyataan Ulum. Dikatakan, Komjak baru mendapat laporan dari masyarakat mengenai hal tersebut dan baru mendapat izin dari pengadilan untuk meminta keterangan Ulum.

"Prosesnya sudah ada penetepan pengadilan. Jadi kita menunggu penetapan pengadilan nah sudah ada penetapannya mengizinkan kami melakukan pemintaan keterangan itu," katanya.

Setelah meminta keterangan Ulum, Komjak akan menganalisis keterangan tersebut. Dari analisis tersebut, Komjak akan menentukan langkah selanjutnya.

"Kami mintai keterangan, kami dalami setelah itu kita analisis apa langkah-langkah lanjutan," katanya.

Diketahui, Ul sempat mengungkap adanya aliran dana kepada Achsanul Qosasi dan Adi Toegarisman terkait temuan mengenai keuangan KONI maupun Kempora. Hal itu diungkapkan Ulum saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap dana hibah KONI dan gratifikasi dengan terdakwa Imam Nahrawi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Namun, saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan dalam persidangan pada 9 Juni 2020, Ulum menyampaikan permintaan maaf karena telah menyinggung nama Achsanul Qosasi dan Adi Toegarisman.

Pengacara Ulum, Wa Ode Nur Zainab menyebut permintaan maaf yang disampaikan kliennya karena menyebutkan identitas personal saat persidangan. Dengan demikian, permintaan maaf itu bukan berarti pernyataan sebelumnya tidak benar, apalagi mencabut atau mengubah pernyataan di persidangan.

Achsanul Qosasi dan Adi Toegarisman telah membantah pernyataan Ulum. Achsanul mengaku tidak mengenal, tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan Ulum.

Untuk itu, Achsanul berharap dapat bertemu dengan Ulum untuk mengonfirmasi kesaksiannya yang menyeret namanya tersebut. Bantahan serupa disampaikan Adi Toegarisman. Adi mengaku tidak pernah ditemui atau bertemu dengan pihak KONI atau Kempora untuk membahas penanganan perkara kasus dugaan korupsi terkait dana hibah KONI yang ditangani Kejagung.

Adi menyebut kesaksian Ulum sebagai tuduhan yang keji.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Di Wisuda UNP, Hasto: Pemikiran Geopolitik Soekarno Tidak Bisa Dilepaskan dari Bung Hatta

Di Wisuda UNP, Hasto: Pemikiran Geopolitik Soekarno Tidak Bisa Dilepaskan dari Bung Hatta

NEWS | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings