Logo BeritaSatu

Rombongan Moge Terobos Ring 1 Diberi Sanksi Tilang

Selasa, 2 Maret 2021 | 21:10 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah pengendara sepeda motor gede (moge) yang menerobos kawasan ring satu di Jalan Veteran III Jakarta Pusat pada Minggu (21/2/2021) akhirnya diberi sanksi pemberian bukti pelanggaran (tilang) oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya.

"Sanksi tilang pasal 283 termasuk persyaratan teknis dengan ancaman kurungan dua bulan atau denda Rp 250.000, jadi prosesnya penilangan saja," kata Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar saat dikonfirmasi, di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Para pengendara tersebut dikenakan sanksi tilang sesuai dengan Pasal 283 Undang-undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (UULLAJ) Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman dua bulan penjara atau denda Rp 250.000.

Fahri juga mengatakan, para pengendara moge itu telah dimintai keterangan terkait kejadian tersebut dan pihak kepolisian menyatakan ada pelanggaran lalu lintas dalam kejadian tersebut.

"Kami melihat bahwa ada pelanggaran lalu lintas," ujar Fahri.

Menendang
Kasus ini berawal dari sebuah video viral berisi rekaman anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menendang sejumlah pengendara moge yang menggelar sunday morning ride (sunmori) di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021).

Hal itu dikarenakan lokasi sunmori para pengendara moge tersebut masuk dalam kawasan ring satu Istana Kepresidenan.

Pada kesempatan terpisah, Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf Wisnu Herlambang membenarkan isi video tersebut.

Menurutnya, peristiwa tersebut dipicu oleh ulah sejumlah pengendara moge yang menerobos jalan saat sedang ditutup dalam rangka pengamanan instalasi VVIP di sekitar kantor Wakil Presiden.

"Benar, anggota Paspampres sedang melaksanakan pengamanan instalasi. Di Jalan Veteran III itu ada PAM Instalasi atau Instalasi VVIP yaitu Kantor Wapres," kata Wisnu.

Menurut Wisnu, sejumlah pengendara moge tersebut menerobos jalan yang sejatinya telah ditutup.

Lebih lanjut Wisnu menegaskan. perbuatan yang dilakukan sejumlah pengemudi moge itu dapat dikategorikan sebagai bentuk ancaman.

Dia menilai bahwa tindakan anggota Paspampres menendangi sejumlah pengendara moge termasuk tindakan ringan.

"Kalau itu hanya ditendang, tidak dipukul. Dan sebetulnya itu sudah tindakan yang paling ringan. Sebenarnya kalau sudah menerobos VVIP aturannya ditembak, dilumpuhkan dengan cara ditembak karena sudah mengancam," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat terkait tersebut dilakukan imbas dari tragedi Kanjuruhan

NEWS | 3 Oktober 2022

Mendes PDTT: Dana Desa Berhasil Dongkrak Pembangunan Desa

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan dana desa  telah digunakan membangun jalan desa sepanjang 316.590 kilometer.

NEWS | 3 Oktober 2022

Hari Ini Ada 25 Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet

Pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini Senin (3/10/2022) tersisa 25 orang.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Mendes PDTT Sampaikan Duka Cita

Mendes PDTT menyampaikan bela sungkawa dan duka cita mendalam atas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Ahli Waris Tragedi Kanjuruhan Dapat Santunan Rp 15 Juta

Pemerintah memberi perhatian kepada korban tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang dengan memberikan santunan kepada ahli waris.

NEWS | 3 Oktober 2022

Jokowi Santuni Keluarga Para Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan santunan sebesar Rp 50 juta kepada masing-masing keluarga korban tewas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Pemerintah Santuni 125 Ahli Waris Tragedi Kanjuruhan

Pemerintah memberikan santunan ahli waris kepada korban Tragedi Kanjuruhan, di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur (3/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tak Ingin Tragedi Kanjuruhan Terulang, Presiden PKS Dorong Evaluasi Menyeluruh

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu tak menginginkan tragedi Kanjuruhan, usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya.

NEWS | 3 Oktober 2022

KPK Duga Rektor Unila secara Sepihak Batasi Kuota Penerimaan Maba

KPK mendalami dugaan Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani secara sepihak membatasi kuota penerimaan mahasiswa baru (maba)

NEWS | 3 Oktober 2022

Gocekan Jawaban Menko Airlangga Bikin Gibran Tepok Jidat

Airlangga dan Gibran menyempatkan untuk berbincang ringan dan bermain tebak-tebakan dan diunggah melalui akun media sosial Instagram.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

NEWS | 28 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings