Logo BeritaSatu

Universitas Brawijaya Perkuat Literasi Industri Perdagangan Komoditi

Rabu, 7 April 2021 | 00:23 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / CAR

Malang, Beritasatu.com - Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur (Jatim), memperkuat pendidikan industri perdagangan berjangka komoditi bagi mahasiswa di era 4.0. Selain untuk memperkuat ekonomi makro, langkah ini juga sebagai bekal dan membangun masa depan para mahasiswa.

“Ini kesempatan bagus mahasiswa belajar investasi, karena saat ini variasi investasi terus berkembang,” kata Ketua Jurusan Ekonomi Universitas Brawijaya Malang, Wildan Syafitri, di sela kegiatan Futures Trading Learning Center (FTLC) Universitas Brawijaya Malang di Hotel Santika Premiere, Selasa (6/4/2021).

Wildan menuturkan pendidikan investasi perlu diterapkan kepada para mahasiswa karena saat ini pemerintah banyak mengembangkan produk komoditi maupun pasar pialang berjangka. Di industri ini, peluang investasi pun terus meningkat seiring dengan semakin tingginya penghasilan masyarakat.

“Ini dapat memperkuat ekonomi makro di Indonesia,” ujarnya.

Direktur utama KBI (Persero) Fajar Wibhiyadi menyatakan program FTLC ini memiliki potensi besar untuk tumbuh yang tentunya bisa menjadi pilihan bekerja bagi para mahasiswa setelah lulus pendidikan.

“Tentunya ke depan para mahasiswa yang mengikuti program ini dapat memahami industri ini secara baik,” ucap Fajar.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji berharap generasi muda mampu menangkap prospek investasi perdagangan berjangka komoditi, mengingat peluang tersebut mampu menguatkan sektor ekonomi. FTLC dinilai mampu memperluas literasi perdagangan berjangka komoditi, serta mewadahi dan memberikan pembinaan kewirausahaan bagi mahasiswa dan para pengajar di lingkungan kampus.

“Bahwa saat ini sebetulnya kebutuhan akan itu kan semakin tinggi. Melalui bisnis berjangka ini akan bisa menguatkan sektor-sektor ekonomi kita menengah ke atas, dan saya kira bukan hanya menengah ke atas, bahkan sampai ke bawah,” kata Sutiaji.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Nilai Sepak Bola Kerap Pancing Suporter Emosi

Mahfud MD menyampaikan penyesalan pemerintah atas terjadinya tragedi Kanjuruhan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).

NEWS | 2 Oktober 2022

Ahmad Sahroni Kecam Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengecam pengunaan gas air mata dalam kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

NEWS | 2 Oktober 2022

Komnas HAM Kantongi Berbagai Video Terkait Kerusuhan Kanjuruhan

Komnas HAM mengantongi berbagai video terkait kerusuhan Kanjuruhan seusai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya di Malang.

NEWS | 2 Oktober 2022

174 Tewas di Tragedi Kanjuruhan, Salah Satu Bencana Stadion Terburuk di Dunia

174 orang tewas terinjak-injak pada pertandingan sepak bola Indonesia yang dikenal dengan tragedi Kanjuruhan dan menjadi salah satu bencana stadion terburuk di dunia.

NEWS | 2 Oktober 2022

Segera ke Malang, Mantan CEO Arema: Saya Ingin Bersama Aremania

Mantan CEO Arema, Agoes Soerjanto segera bergegas ke Malang, karena ingin bersama-sama dengan Aremania, usai tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Viral, Tragedi Kanjuruhan Malang Jadi Sorotan Media Tiongkok

Kerusuhan maut pascapertandingan sepak bola Arema FC-Persebaya atau tragedi Kanjuruhan menjadi sorotan sejumlah media Tiongkok.

NEWS | 2 Oktober 2022

Apa Bahaya Gas Air Mata? Ini Penjelasan Prof Tjandra Yoga

Prof Tjandra Yoga Aditama menjelaskan ada lima tentang gas air mata dan efeknya yang perlu diketahui.

NEWS | 2 Oktober 2022

Suap IMB Apartemen, Eks Wali Kota Yogyakarta Segera Diadili

Eks Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang terlibat dalam kasus dugaan suap terkait IMB apartemen Royal Kedhaton segera diadili.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ini Pernyataan Sejumlah Artis

Sejumlah artis sangat menyayangkan terjadinya tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Cacar Monyet Tak Akan Hilang dalam Waktu Dekat di AS

Beberapa pejabat kesehatan AS mengakui bahwa cacar monyet mungkin tidak akan hilang dalam waktu dekat.

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Soroti Isu Perempuan, G-20 Empower Rumuskan Draf <em>Leaders Declaration</em>

Soroti Isu Perempuan, G-20 Empower Rumuskan Draf Leaders Declaration

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings