Logo BeritaSatu

Tinjau Pelabuhan Bakauheni, Doni Monardo Ingin Pastikan Tak Ada Lonjakan Covid-19

Minggu, 16 Mei 2021 | 16:46 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Lampung Selatan - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo meninjau kesiapan petugas dan seluruh komponen serta sarana prasarana dalam rangka antisipasi mobilitas masyarakat dan pencegahan lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Idulfitri 1442 Hijriah, di wilayah Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Sabtu (16/5/2021). Dalam hal ini, Doni juga ingin memastikan bahwa tidak ada transmisi yang memicu lonjakan kasus Covid-19 di wilayah lain.

Peninjauan itu sesuai perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada ketua Satgas Penanganan Covid-19 guna memastikan seluruh instrumen pemerintah, baik pusat maupun daerah mampu bekerja secara terintegrasi melalui kolaborasi.

Bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta, Doni Monardo beserta rombongan tiba di landasan helikopter kawasan dermaga Pelabuhan Bakauheni yang dikelola PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry pada pukul 09.05 WIB.

Doni langsung disambut Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno yang ditunjuk menjadi ketua Gugus Tugas Khusus Penanganan Covid-19 Penyeberangan Bakauheni, Danrem 043 Garuda Hitam Brigjen TNI Drajat Bima Yoga sebagai wakilnya, dan mewakili gubernur Lampung yakni Sekda Lampung Badri Tanam. Selanjutnya, Doni beserta rombongan tersebut kemudian menuju posko penyekatan di Exit Tol Hatta, Bakauheni Selatan.

Dalam peninjauan singkat, Doni melihat bagaimana petugas dari Dinas Kesehatan melayani pemeriksaan kesehatan salah seorang pengemudi angkutan logistik menggunakan tes usap berbasis antigen, sebagai salah satu syarat perjalanan yang diatur dalam Adendum Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Selain wajib membawa surat bebas atau negatif Covid-19, seluruh pelaku perjalanan diwajibkan melakukan swab antigen yang disediakan di setiap posko.

Pada kesempatan tersebut, Doni telah melihat bagaimana kolaborasi unsur pemerintah pusat dan daerah sudah dilakukan dengan baik, sehingga dia yakin kendala yang ada dapat diatasi dengan lebih mudah.

“Pagi ini kami telah berkunjung ke Bakauheni dan menyaksikan langsung seluruh instansi, baik yang berasal dari pusat dan juga daerah telah melakukan kolaborasi didukung TNI dan Polri,” terang Doni dalam keterangan resminya pada Minggu (16/5/2021).

“Kami yakin dengan adanya sistem yang terintegrasi, maka kendala yang ada di lapangan akan bisa dipecahkan dengan lebih mudah,” imbuhnya.

Sebelum melanjutkan agenda, Doni menyerahkan bantuan secara simbolis berupa enam tenda dan .000 suplemen herbal kepada Provinsi Lampung.

Optimalisasi Gugus Tugas Khusus Arus Balik Bakauheni
Selanjutnya, di ruang VIP Kantor PT ASDP Indonesia Ferry, Doni Monardo melakukan pertemuan bersama Gugus Tugas Khusus Penanganan Covid-19 Pelabuhan Bakauheni, membahas beberapa hal dalam kaitan antisipasi adanya lonjakan kasus dari mobilitas masyarakat pascaliburan Idulfitri 1442 H melalui Pelabuhan Bakauheni.

Ketua Gugus Tugas Khusus Penanganan Covid-19 Pelabuhan Bakauheni, Irjen Pol Hendro Sugiatno menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran Korem 043/Garuda Hitam, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)/Satgas Penanganan Covid-19 Daerah serta seluruh instansi terkait guna memastikan seluruh pelaksanaan mandatory berjalan dengan sebagaimana mestinya.

Dalam hal ini, beberapa poin yang perlu dievaluasi, menurut Hendro, adalah reposisi sejumlah posko yang dinilai kurang efektif dan akan disesuaikan ke titik yang telah ditentukan pada arus balik. Adapun beberapa titik tersebut tersebar mulai di jalur timur, tengah, penyeberangan/pelabuhan dan sisanya di rest area jalan tol Trans Sumatera.

Selanjutnya, menurut laporan General Manager (GM) PT ASDP Pelabuhan Bakauheni, Capt. Solikin, sedikitnya 440.014 orang yang telah melakukan perjalanan dari Merak menuju Bakauheni sejak 22 April hingga 15 Mei 2021.

Menurut prediksi, angka tersebut akan kembali dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama, sehingga Doni meminta agar semua langkah kesiapsiagaan antisipatif dapat segera dilaksanakan dengan meningkatkan seluruh sumber daya yang ada termasuk petugas swab dari daerah yang akan diperkuat dari unsur yang ada di pemerintah pusat.

“Upaya untuk meningkatkan seluruh sumber daya yang ada, termasuk petugas swab dari daerah dan juga nantinya akan diperkuat oleh pusat,” jelas Doni.

Adapun ketersediaan alat tes usap antigen yang akan dipakai sebagai screening telah mencukupi kebutuhan. Menurut laporan yang diterima, sudah ada 200.000 alat tes antigen sedang dalam proses distribsi ke Pelabuhan Bakauheni, 12.000 alat telah dimiliki oleh Dinas Kesehatan, dan 50.000 stok alat rapid test antigen di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Doni juga meminta agar seluruh angkutan penyeberangan yang dalam hal ini adalah kapal feri dapat dioptimalkan secara maksimal sebanyak 69 unit, termasuk seluruh dermaga berikut poskonya.

“Dermaga semuanya beroperasi penuh sebanyak tujuh dermaga,” tegas Doni.

Demi mengoptimalkan seluruh rangkaian operasi tersebut, Doni juga memberikan saran agar waktu tugas seluruh sumber daya yang ada dapat dibagi menjadi tiga sif. Hal ini perlu dilakukan agar kondisi fisik dan mental dapat terjaga.

“Waktu petugas supaya bisa lebih optimal yaitu tiga sif, sehingga mereka tetap fresh,” jelas Doni.

Selanjutnya, Gugus Tugas Khusus juga harus menyediakan tempat atau ruang isolasi apabila terdapat calon penumpang yang terinfeksi Covid-19 melalui tes usap berbasis antigen.

Pemerintah Provinsi Lampung sendiri telah menyediakan beberapa fasilitas isolasi seperti rusun (rumah susun) dan wisma. Apabila dibutuhkan, pemerintah pusat akan memberikan dukungan dengan menyiapkan hotel atau losmen yang tersedia di wilayah Lampung.

Berikutnya, apabila terdapat warga terinfeksi Covid-19 dan bergejala, maka pihak Dinas Kesehatan harus segera melakukan upaya penanganan dan merujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) atau rumah sakit lain yang telah ditunjuk di wilayah setempat.

"Kalau ini masih kurang, maka pemerintah pusat akan memberikan dukungan untuk menyiapkan hotel atau losmen yang tersedia di wilayah Lampung, dan sekitarnya,” jelas Doni.

"Kemudian, manakala dari pelaku perjalanan ini yang mengalami gejala, dan merupakan kelompok rentan, maka harus pada kesempatan pertama dirawat di rumah sakit yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung,” tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bahagianya Apriyani/Fadia Juara Malaysia Open 2022

Bahagianya Apriyani/Fadia Juara Malaysia Open 2022

SPORT | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings