Logo BeritaSatu

Rizal Ramli: Kebangkitan Nasional Masih Jauh dari Cita-cita

Jumat, 28 Mei 2021 | 21:07 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Kebangkitan nasional yang telah diperingati selama 113 tahun dinilai masih jauh dari cita-cita bangkitnya rasa semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme. Bangsa Indonesia, kini masih disibukkan dengan adu domba soal agama, suku, dan kemanusiaan yang justru merusak kesatuan dan persatuan bangsa.

“Cita-cita kebangkitan bagi rakyat masih sangat jauh. Janji suci Sumpah Pemuda di mana meleburnya berbagai ego, suku, agama, dan bahasa dalam satu tarikan napas yang digelorakan 28 Oktober 1928 telah dikhianati,” ujar tokoh nasional Rizal Ramli dalam acara “Kebangkitan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Jalan Keadilan dan Kemakmuran!” di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/5/2021).

Menurut Rizal, bangsa Indonesia masih sibuk dengan adu domba soal agama, suku dan kemanusian yang justru dapat merusak kesatuan dan persatuan bangsa. Hal itu tidak lepas dari ketidaksinkronan antara niat, kata-kata, dan tindakan yang merupakan buah dari pragmatisme, oportunisme dan kerakusan materil.

“Padahal kita tahu dalam suasana pragmatisme, oportunisme dan kerakusan materil tidak ada tempat untuk idealisme, intelektualisme, empati dan kemanusiaan, sehingga Pancasila dan Konstitusi UUD 1945 hanya akan jadi slogan, kata-kata kosong,” ungkap Rizal.

Menurutnya, Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum mengubah demokrasi menjadi bersih serta amanah.

“Kita harus kembali berjuang agar demokrasi kriminal ini diubah menjadi yang bersih dan amanah,” ujar Rizal.

Dikatakan, perjuangan mengubah demokrasi menjadi bersih dan amanah, dapat bermanfaat memberikan keadilan, kemakmuran dan kejayaan bagi bangsa.

“Hanya dengan jalan perjuangan itu, demokrasi bisa bermanfaat untuk memberikan keadilan, kemakmuran dan kejayaan untuk seluruh bangsa Indonesia,” ujar Rizal.

Rizal menegaskan ekonomi nasional harus dikelola dan dijalankan berlandaskan ekonomi konstitusi UUD 1945 agar bangsa Indonesia berjaya.

“Ekonomi dari, dengan, dan untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Bukan ekonomi neoliberalisme yang menjadi pintu masuk neo kolonialisme baru,” ucap Rizal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

NEC Indonesia akan Tampilkan Solusi Keuangan Digital di WFIS 2022

PT NEC Indonesia (NEC Indonesia) akan menampilkan solusi keuangan digitalnya termasuk solusi electronic Positive Identification (ePID)di gerai NEC pada acara “World Financial Innovation Series (WFIS) 2022” yang akan digelar pada 4-5 Oktober 2022 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

NEWS | 4 Oktober 2022

Moeldoko Sebut Lahan di Bima Cocok untuk Budidaya Sorgum

Moeldoko menyebutkan lahan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai cocok untuk budidaya tanaman sorgum.

NEWS | 4 Oktober 2022

Nasdem Calonkan Anies, Wagub Riza: Itu Hak Setiap Parpol

Nasdem mengusung Gubernur Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Wagub Riza menilai, keputusan itu merupakan hak setiap parpol.

NEWS | 4 Oktober 2022

Anies Maju Capres 2024, Wagub: Saya Dukung Prabowo

Anies Baswedan dicalonkan sebagai presiden pada Pemilu 2024. Namun, Wagub DKI Riza Patria hanya akan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

NEWS | 4 Oktober 2022

Capaian Vaksinasi Rendah, Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM, baik di Jawa-Bali maupun di luar Jawa-Bali, salah satu alasannya karena vaksinasi Covid-19 masih rendah.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pengamat Militer: Oknum Prajurit TNI “Tendangan Kungfu” Harus Disanksi Tegas

Khairul Fahmi meminta agar oknum prajurit TNI yang melakukan kekerasan “tendangan kungfu” diberi sanksi tegas.

NEWS | 4 Oktober 2022

Surya Paloh Pastikan Pencapresan Anies Baswedan Tidak Terkait Isu di KPK

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menegaskan langkah pencapresan Anies Baswedan tidak terkait dengan isu dugaan kasus korupsi Formula E Jakarta di KPK.

NEWS | 4 Oktober 2022

Besok, Ferdy Sambo Dkk Dilimpahkan ke Kejari Jaksel

Polri akan melimpahkan Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

NEWS | 4 Oktober 2022

Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Dihentikan Sementara

Seluruh sentra vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), dihentikan sementara, karena stok vaksin tak tersedia.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Buka Peluang Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Formula E

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk mengungkapkan hasil yang diperoleh dalam proses penyelidikan kasus Formula E Jakarta.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Centratama Borong 397 Menara PTAC Senilai Rp 1,17 Triliun

Centratama Borong 397 Menara PTAC Senilai Rp 1,17 Triliun

EKONOMI | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings