Logo BeritaSatu

Aktivis Medsos: Kritik Merupakan Hal yang Sangat Penting

Selasa, 22 Juni 2021 | 21:07 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Aktivis media sosial (medsos) Enda Nasution mengatakan, dalam iklim demokrasi, aspirasi dan kritik merupakan hal yang sangat penting dalam upaya mengawasi jalannya pemerintahan.

Enda, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (22/6/2021), mengungkapkan yang meresahkan dewasa ini adalah oknum-oknum yang justru mencederai hak-hak bersuaranya melalui serangkaian provokasi berkedok kritik di dunia maya.

”Sejatinya kritik di dalam sistem demokrasi merupakan hak warga yang tidak bisa direnggut, di mana kebebasan untuk berbicara pun dijamin oleh undang-undang (UU),” ujar Enda Nasution yang juga dijuluki Bapak Bloger Indonesia tersebut.

Enda setuju bahwa kritik berfungsi untuk mengawasi jalannya pemerintahan dan harus dipahami bahwasanya opini yang datang kepada pemerintah tidak selalu datang dalam bentuk positif, tetapi bisa juga negatif.

“Namun ketika (opini, pendapat, dan aspirasi) sudah mengajak untuk melakukan sesuatu secara bersama-sama apalagi menuju anarki, itu menjadi sebuah provokasi,” ujar Enda.

Sikap
Menurut dia, pemerintah dalam hal ini harus memposisikan diri untuk bersikap secara proporsional, terlebih dalam menanggapi kritik maupun provokasi yang tertuju pada pemerintah dengan bersikap tegas, tidak berlebihan tetapi tetap bijaksana.

”Seperti pada insiden pemblokiran internet di Papua yang saat itu dilakukan pemerintah melalui Kemkominfo. Hal itu dilakukan menyusul pecahnya aksi unjuk rasa di beberapa wilayah Papua yang berujung ricuh,” terangnya.

Menurut dia, hal tersebut dilakukan oleh pemerintah sebagai usaha untuk menghambat penyebaran provokasi di dunia maya pada Mei 2020 lalu.

“Ketika fitnah dan provokasi datang dari seorang tokoh atau publik figur, maka pemerintah harus menjawab karena jika dibiarkan maka dianggap seolah-olah itu benar, jadi perlu ada respons proporsional menurut saya, yaitu dengan tidak terlalu sensitif namun juga tidak bisa terlalu dibiarkan,” ujarnya.

Enda juga turut menyampaikan tips untuk masyarakat bagaimana menyampaikan aspirasi dan opini yang tepat, tetapi tidak juga mencederai hak-hak bersuaranya sebagai warga negara khususnya di media sosial yang saat ini telah menjadi wadah bagi masyarakat dalam menuangkan opini dan ide-ide.

“Yang pertama fokus pada masalahnya, jangan melebar, kepada pribadi seseorang atau pejabat tertentu apalagi mengungkit SARA,” jelas Enda.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk melengkapi opini atau kritik dengan dukungan data dan fakta. Sehingga segala yang disampaikan bisa dipertanggungjawabkan agar bisa diverifikasi kebenarannya. Kemudian ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyampaikan kritik dalam keadaan emosional.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

NEC Indonesia akan Tampilkan Solusi Keuangan Digital di WFIS 2022

PT NEC Indonesia (NEC Indonesia) akan menampilkan solusi keuangan digitalnya termasuk solusi electronic Positive Identification (ePID)di gerai NEC pada acara “World Financial Innovation Series (WFIS) 2022” yang akan digelar pada 4-5 Oktober 2022 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

NEWS | 4 Oktober 2022

Moeldoko Sebut Lahan di Bima Cocok untuk Budidaya Sorgum

Moeldoko menyebutkan lahan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai cocok untuk budidaya tanaman sorgum.

NEWS | 4 Oktober 2022

Nasdem Calonkan Anies, Wagub Riza: Itu Hak Setiap Parpol

Nasdem mengusung Gubernur Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Wagub Riza menilai, keputusan itu merupakan hak setiap parpol.

NEWS | 4 Oktober 2022

Anies Maju Capres 2024, Wagub: Saya Dukung Prabowo

Anies Baswedan dicalonkan sebagai presiden pada Pemilu 2024. Namun, Wagub DKI Riza Patria hanya akan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

NEWS | 4 Oktober 2022

Capaian Vaksinasi Rendah, Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM, baik di Jawa-Bali maupun di luar Jawa-Bali, salah satu alasannya karena vaksinasi Covid-19 masih rendah.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pengamat Militer: Oknum Prajurit TNI “Tendangan Kungfu” Harus Disanksi Tegas

Khairul Fahmi meminta agar oknum prajurit TNI yang melakukan kekerasan “tendangan kungfu” diberi sanksi tegas.

NEWS | 4 Oktober 2022

Surya Paloh Pastikan Pencapresan Anies Baswedan Tidak Terkait Isu di KPK

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menegaskan langkah pencapresan Anies Baswedan tidak terkait dengan isu dugaan kasus korupsi Formula E Jakarta di KPK.

NEWS | 4 Oktober 2022

Besok, Ferdy Sambo Dkk Dilimpahkan ke Kejari Jaksel

Polri akan melimpahkan Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

NEWS | 4 Oktober 2022

Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Dihentikan Sementara

Seluruh sentra vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), dihentikan sementara, karena stok vaksin tak tersedia.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Buka Peluang Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Formula E

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk mengungkapkan hasil yang diperoleh dalam proses penyelidikan kasus Formula E Jakarta.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Centratama Borong 397 Menara PTAC Senilai Rp 1,17 Triliun

Centratama Borong 397 Menara PTAC Senilai Rp 1,17 Triliun

EKONOMI | 16 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings