Logo BeritaSatu

Anak Tukang Servis AC Berhasil Raih Beasiswa di Perguruan Tinggi Negeri

Jumat, 20 Agustus 2021 | 09:28 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Keterbatasan dalam hal ekonomi tidak menjadi penghambat bagi para pelajar untuk meraih pendidikan yang berkualitas. Hal ini yang dirasakan Wahyu Raihan, alumnus dari Sekolah Global Sevilla yang berhasil meraih beasiswa masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) Institut Seni Indonesia, Bandung, Jawa Barat.

Wahyu merupakan anak dari pasangan suami istri, Triyono dan Endang Suwartini. Sehari-harinya pekerjaan Triyono adalah seorang teknisi air conditioner (AC) dan Endang hanyalah ibu rumah tangga.

Namun Wahyu Raihan mengatakan, meski hanya menjadi anak tukang AC, tetapi ayahnya sesuai dengan kemampuan ekonominya, selalu mendukung hobi, minat, dan bakat Wahyu.

Sejak kecil Wahyu menyukai seni rupa, dan ayahnya selalu mendukungnya. Misalnya ayahnya membelikan peralatan untuk melukis, memberi kebebasan untuk memilih dan menekuni apa yang Wahyu sukai.

Perjuangan Wahyu menjadi penerima beasiswa dimulai dari sejak lulus Sekolah Dasar (SD). Nilai di ijazah SD Wahyu, rendah sehingga tidak memenuhi syarat masuk SMP negeri. Wahyu ingin masuk SMP swasta, tetapi tidak mempunyai biaya yang cukup.

Karena itu, orang tua Wahyu, memasukkan Wahyu ke Yayasan Cinta Anak Bangsa. Pasalnya, yayasan ini dapat memfasilitasi sekolah Wahyu sampai tamat SMA. Bahkan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Dengan latar belakang keluarga dengan ekonomi menengah bawah, saya sangat bersyukur mendapatkan pendidikan yang cukup memadai, dengan adanya hal ini bisa menjadi kesempatan emas bagi saya untuk dapat meningkatkan derajat keluarga saya.” ucap Wahyu melalui siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (20/8/2021).

Wahyu menuturkan, ketika berada di kelas 3 SMP, orang tuanya mendapatkan informasi bahwa Yayasan Cinta Anak Bangsa membuka kerja sama dengan Global Sevilla School untuk memberikan beasiswa bagi anak-anak yang berprestasi.

Wahyu berminat dan ingin memanfaatkan peluang tersebut. Ia pun semakin giat belajar agar bisa memenuhi syarat mendapatkan beasiswa. Kerja kerasnya membuahkan hasil yaitu mendapatkan ranking 3 besar di kelasnya. Prestasi itu dipertahankan sampai kelas 10, dan ketika ikut seleksi penerimaan beasiswa dari Global Sevilla School, ia berhasil lulus seleksi.

“Mendapatkan beasiswa di Global Sevilla School, merupakan kesempatan yang sangat besar bagi saya. Pasalnya di sekolah ini diri saya dapat berkembang pesat dan jauh lebih maju dari sebelumnya.” ujarnya.

Wahyu mengatakan, Sekolah Global Sevilla Puri Indah menawarkan sistem pembelajaran dan fasilitas yang memungkinkan para murid untuk mampu mengembangkan potensi diri. Selain itu, sikap transparansi yang diberikan oleh sekolah terhadap orang tua murid, menjadikan para orangtua mengetahui perkembangan anaknya dalam hal akademik maupun non akademik.

“Seperti halnya saya, orang tua saya sangat mendukung apa yang menjadi bakat dan minat saya. Mereka selalu memberikan dorongan penuh terhadap rencana dan tujuan yang telah saya buat, mereka tidak memberikan batasan untuk saya meraih cita- cita yang ingin saya gapai. Hal ini tercipta karena adanya rasa percaya diri orang tua saya terhadap pihak sekolah untuk membimbing anaknya,” ujar Wahyu.

Dikatakannya, sistem pendidikan ditawarkan tersebut membantu dirinya untuk menggali potensi dan bakat lebih dalam lagi. Pasalnya, sekolah mendukung penuh para siswa mengembangkan bakat dan minat dan membantu murid lebih memiliki tujuan ke depan yang tertata. Selain itu, ketersediaan layanan konsultasi yang dapat menjadi penuntun para murid dalam menemukan bidang apa yang cocok untuk saya geluti di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Alhasil saat ini saya berhasil mendapatkan status mahasiswa di perguruan tinggi Institut Seni Indonesia - Bandung dengan jurusan Seni Murni. Semua ini karena keberhasilan peran sekolah dan orang tua dalam membantu saya mengembangkan potensi diri saya. Selain itu kerja keras dan rasa ingin belajar yang terus saya tanamkan dalam diri juga menjadi bekal utama bagi saya dalam mencapai tujuan,” tandasnya.

Wahyu juga menambahkan, dengan sistem pembelajaran didapatkan di Global Sevilla School, ia memiliki persiapan yang sangat matang dalam berjuang pada seleksi pemilihan masuk PTN di Institut Seni Indonesia-Bandung. Hal pertama yang Wahyu lakukan adalah mengimbangi kegiatan sekolah dengan persiapan seleksi masuk ISI-Bandung. Lalu latihan membuat portofolio setiap malam paling sedikit 1 gambar dia selesaikan.

Selain itu, ia mencari referensi, pengalaman dari orang-orang yang sudah berhasil tembus ke PTN melalui kanal Youtube. Wahyu juga rajin mencari informasi mengenai beasiswa dari pemerintah Kartu Indonesia Pintar (KIP), Wahyu juga mengurus semua sendiri dengan penuh perjuangan hingga akhirnya berhasil.

Prestasi yang berhasil diraih oleh Wahyu;

l Juara 2 Lomba Poster yang diselenggarakan oleh Yayasan Cinta Anak Bangsa.

l Juara 1 Lomba Poster yang diselenggarakan oleh Konsorsium Pertanian Indonesia

l Juara 1 Lomba Desain Masker yang diselenggarakan oleh Yayasan Cinta Anak Bangsa pada: Di Yayasan Cinta Anak Bangsa dan Sikuel, pada momentum Hari Perempuan.

l Juara 3 Lomba Poster, dengan tema hari Pahlawan yang diselenggarakan oleh Universitas Deli Husada.

l Peserta Kompetisi Poster di Universitas Binus, dan mendapatkan sertifikat kepesertaan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Buntut Konten Prank KDRT, Baim Wong Dilaporkan ke Polisi

Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan ke Polres Metro, Jakarta Selatan terkait konten prank KDRT yang dibuat keduanya.

NEWS | 3 Oktober 2022

Santri Dukung Ganjar Gelar Maulid Nabi di Jakarta

Santri Dukung Ganjar mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama untuk Ganjar Pranowo dan Indonesia di Jakarta Utara.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragis, Tragedi Kanjuruhan Buat Alfiansyah Jadi Yatim Piatu

Peristiwa tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) memaksa bocah 11 tahun M Alfiansyah menjadi anak yatim piatu.

NEWS | 3 Oktober 2022

Kasus KDRT Rizky Billar Naik ke Penyidikan

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar terhadap istrinya, Lesti Kejora, naik ke penyidikan dari penyelidikan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Pengobatan Kanker Perlukan Tim dari Multidisiplin Ilmu

Keseluruhan pengobatan penyakit kanker membutuhkan tim dari multidisiplin ilmu dalam penatalaksanaannya.

NEWS | 4 Oktober 2022

Tabur Bunga di Kanjuruhan, Pemain dan Pelatih Arema Menangis

Para pemain dan pelatih Arema FC menangis saat tabur bunga di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (3/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bola Medan Gelar 1.000 Lilin

Ratusan suporter bola di Kota Medan, Sumatera Utara menyalakan 1.000 lilin dan doa bersama sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Ini Alasan Sahabat Polisi Indonesia Laporkan Baim Wong dan Paula

Organisasi masyarakat Sahabat Polisi Indonesia resmi melaporkan pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven terkait pembuatan konten prank KDRT

NEWS | 4 Oktober 2022

Surya Paloh Ungkap Respons Jokowi soal Pencapresan Anies

Surya Paloh mengungkap respons Jokowi ketika Nasdem hendak mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 202

NEWS | 3 Oktober 2022

TACB: Halte Transjakarta Jatinegara Ganggu Cagar Budaya

Pembangunan revitalisasi Halte Transjakarta yang menghalangi visual ke arah cagar budaya juga terjadi di Jatinegara, Jakarta Timur.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Upaya Nippon Paint Dukung Literasi Seni Indonesia

Ini Upaya Nippon Paint Dukung Literasi Seni Indonesia

LIFESTYLE | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings