Logo BeritaSatu

Junta Militer Guinea Desak Bank Sentral Bekukan Rekening Pemerintah

Sabtu, 11 September 2021 | 10:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Conakry, Beritasatu.com- Junta militer Guinea telah memerintahkan bank sentral dan bank-bank lain untuk membekukan semua rekening pemerintah. Seperti dilaporkan Reuters, Jumat (10/9/2021), seorang juru bicara junta mengumumkan pembekuan rekening perbankan ditujukan untuk "mengamankan aset negara".

Pada Minggu (5/9), sekelompok tentara pasukan khusus menggulingkan Presiden Alpha Conde karena kekhawatiran tentang kemiskinan dan korupsi endemik. Tapi kini, kehidupan di ibu kota Conakry sudah mulai kembali normal, lalu lintas dan pedagang kaki lima bahkan telah menyumbat jalanan.

Ledakan pertambangan mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat selama dekade Conde berkuasa, tetapi survei menunjukkan bahwa orang Guinea berpikir korupsi telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sementara ketidakpuasan dengan ekonomi dan kondisi kehidupan juga meningkat.

Pada Jumat, delegasi pemimpin Afrika Barat dijadwalkan di Guinea untuk menilai situasi setelah kudeta yang telah menimbulkan kekhawatiran kemunduran terhadap kekuasaan militer di wilayah tersebut.

Para pemimpin dari 15 anggota Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (Ecowas) mengutuk kudeta Guinea pada Rabu. Organisasi meminta militer untuk membebaskan Conde, yang ditangkap selama pengambilalihan. Baca selengkapnya

Para pemimpin Afrika Barat juga menangguhkan keanggotaan Guinea di Ecowas, kelompok politik dan ekonomi utama di kawasan itu, tetapi tidak memberikan sanksi yang mengancam.

Presiden Ecowas Jean-Claude Kassi Brou dan menteri luar negeri Ghana, Shirley Ayorkor Botchway, akan memimpin delegasi blok tersebut di Guinea. Tetapi blok tersebut memberikan sedikit rincian.

Seorang pejabat tinggi regional mengatakan Ecowas ingin junta menunjuk perdana menteri sipil yang "kredibel" sesegera mungkin untuk membantu mengarahkan Guinea kembali ke tatanan konstitusional.

Blok itu dijadwalkan berada di ibu kota Guinea, Conakry, pada Kamis. Tetapi dua sumber di junta Guinea mengatakan delegasi itu ditunda hingga Jumat.

Ecowas tidak segera menanggapi panggilan untuk memberikan komentar.

"Ini termasuk perusahaan administrasi publik dan komersial di semua kementerian dan kepresidenan, program dan proyek kepresidenan, anggota pemerintah yang akan keluar serta pejabat senior dan administrator lembaga keuangan negara," kata juru bicara itu.

Ecowas bisa menghadapi tantangan mencoba untuk memengaruhi peristiwa di Guinea setelah berjuang untuk memaksakan kehendaknya di Mali, juga di Afrika Barat, tempat dua kudeta sejak Agustus 2020 telah membuat pemimpin militer Assimi Goita bertanggung jawab meskipun peringatan Ecowas berulang kali.

Dua kudeta dan kudeta lainnya di Chad pada bulan April telah memperbaharui kekhawatiran tentang kembalinya kekuasaan militer di wilayah yang telah membuat langkah menuju demokrasi multi-partai sejak 1990-an.

Satu-satunya jalan yang masih dijaga oleh pos pemeriksaan militer adalah jalan menuju semenanjung Kaloum, pusat administrasi ibu kota dan rumah bagi istana presiden.

Kekhawatiran bahwa perebutan kekuasaan dapat menghambat produksi bauksit Guinea, mineral yang digunakan untuk membuat aluminium, mulai mereda. Operator asing terbesar di negara itu menyatakan mereka terus bekerja tanpa gangguan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, AHY Ucapkan Belasungkawa

Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, AHY Ucapkan Belasungkawa

NEWS | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings