Logo BeritaSatu

Laporan Tahunan 2021, Bagaimana Kebebasan Berinternet di Indonesia?

Selasa, 21 September 2021 | 13:31 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Paris, Beritasatu.com - Freedom on the Net, pada Selasa (21/9/2021) mengeluarkan laporan tahunan 2021 mengenai kebebasan berinternet di negara-negara di dunia. Disusun oleh lembaga think-tank Freedom House AS, survei tersebut memberi negara-negara skor 100 untuk tingkat kebebasan Internet yang dinikmati warga, termasuk sejauh mana mereka menghadapi pembatasan konten yang dapat mereka akses.

Islandia menduduki peringkat teratas, diikuti oleh Estonia dan Kosta Rika, negara pertama di dunia yang menyatakan akses Internet sebagai hak asasi manusia. Di sisi lain, Tiongkok dinobatkan sebagai penyalahguna kebebasan Internet terburuk di dunia, menjatuhkan hukuman penjara berat untuk perbedaan pendapat online.

Lalu bagaimana dengan posisi Indonesia?

Laporan tahun 2020 menempatkan Indonesia di posisi ke-49.

Dalam situs freedomhouse.org disebutkan, kebebasan internet di Indonesia menurun karena meningkatnya disinformasi dan propaganda pro-pemerintah, serta serangan teknis yang menargetkan aktivis, jurnalis, dan masyarakat sipil.

Pemerintah kembali membatasi akses internet selama masa pertanggungan, pada Agustus dan September 2019, konektivitas terbatas di tengah protes di provinsi Papua dan Papua Barat. Namun, pengadilan kemudian memutuskan untuk mendukung kelompok masyarakat sipil, menyatakan pembatasan itu melanggar hukum.

Sementara itu, kritik terhadap pemerintah, jurnalis, dan pengguna biasa terus menghadapi tuntutan pidana dan pelecehan sebagai pembalasan atas aktivitas online mereka.

Untuk tahun 2021, Indonesia menempati peringkat ke-48 dalam laporan kebebasan berinternet.

Disebutkan, kebebasan internet di Indonesia menurun selama periode cakupan, karena peraturan baru yang memberlakukan persyaratan penghapusan dan pendaftaran pada berbagai perusahaan teknologi. Akses internet di Papua kembali terganggu, dengan beberapa gangguan bertepatan dengan peristiwa yang berkaitan dengan kemerdekaan Papua.

Sementara itu, kritik terhadap pemerintah, jurnalis, dan pengguna biasa terus menghadapi tuntutan pidana dan pelecehan sebagai pembalasan atas aktivitas online mereka. Wartawan, outlet berita, dan lembaga think tank menghadapi lebih banyak serangan teknis untuk pelaporan online mereka.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tokoh Taliban Serukan Pembukaan Sekolah Anak Perempuan Afghanistan

Wakil Taliban menyerukan pembukaan kembali sekolah untuk anak perempuan Afghanistan.

NEWS | 28 September 2022

Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Kuasa Hukum Putri Candrawathi

Mantan Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menjadi kuasa hukum Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo.

NEWS | 28 September 2022

Riza: Tawuran Bukan Prestasi tetapi Tindakan yang Merendahkan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, tawuran bukanlah sebuah prestasi tetapi tindakan yang merendahkan diri sendiri dan orang lain

NEWS | 28 September 2022

Perang Ukraina, 4,4 Juta Warga Donbass Mengungsi ke Rusia

Lebih dari 4,4 juta pengungsi dari Donbass, Ukraina tiba di Rusia sejak Februari akibat perang Ukraina. s

NEWS | 28 September 2022

Mendes: SDGs Desa Ke-18 Terinspirasi dari Para Ulama NU

Mendes PDTT mengatakan perumusan SDGs Desa ke-18 yaitu Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif terinspirasi dari jejak dakwah para ulama NU.

NEWS | 28 September 2022

Usman Hamid Desak Polri Usut Peretasan Redaksi Narasi TV

Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mendesak Polri mengusut tuntas peretasan terhadap belasan awak redaksi Narasi TV

NEWS | 28 September 2022

LSM HAM Sebut 76 Orang Tewas dalam Aksi Protes Rezim Iran

LSM HAM Iran menyebut aksi protes atas kematian Mahsa Amini telah menewaskan sedikitnya 76 orang.

NEWS | 28 September 2022

Kasus Brigadir J, Kombes Budi Pitono Jalani Sidang Etik

Mantan Kabag Renmin Divpropam Polri Kombes Murbani Budi Pitono tengah menjalani sidang etik pada hari ini, Rabu (28/9/2022), terkait kasu Brigadir J

NEWS | 28 September 2022

Disanksi Demosi 4 Tahun, AKBP Raindra Tak Ajukan Banding

 AKBP Raindra Ramadhan Syah tidak mengajukan banding saat putusan sanksi demosi empat tahun imbas dari kasus tewasnya Brigadir J

NEWS | 28 September 2022

Kasus Brigadir J, AKBP Raindra Disanksi Demosi 4 Tahun

Mantan Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Raindra Ramadhan Syah disanksi demosi 4 tahun terkait kasus tewasnya Brigadir J

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tokoh Taliban Serukan Pembukaan Sekolah Anak Perempuan Afghanistan

Tokoh Taliban Serukan Pembukaan Sekolah Anak Perempuan Afghanistan

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings