Logo BeritaSatu

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Tempat Indekos, Polisi Tangkap 4 Pelaku

Senin, 25 Oktober 2021 | 23:48 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek tempat indekos yang diduga menjadi kantor operasional penagihan pinjaman online (pinjol) ilegal, di Jalan Tawangmangu, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat. Empat orang yang berperan sebagai penagih utang ditangkap.

"Malam ini kita melakukan penindakan kembali dari Ditkrimsus Polda Metro Jaya, Subdit Siber. Kali ini melakukan penindakan pinjaman online ada di kos-kosan. Kita berhasil melakukan penindakan, ada dua lokasi, dua kamar, di mana dalam dua kamar terdapat empat aplikasi pinjol ilegal. Ada empat orang yang diamankan akan kita bawa ke kantor, kita lakukan penyelidikan," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Auliansyah Lubis, Senin (25/10/2021).

Dikatakan Auliansyah, para tersangka ini diduga telah menjalankan bisnis pinjol ilegal beberapa waktu lalu. Kemudian bisnis ilegal itu sempat berhenti dan kembali buka di tempat indekos.

"Ya sepintas, karena kita belum melakukan proses (pemeriksaan), sepintas antara lima sampai tujuh bulan yang lalu (beroperasi). Tapi sebelumnya sudah pernah bekerja di perusahaan online lain dan sekarang dikos-kosan," ungkapnya.

Auliansyah menyampaikan, penggerebakan ini bermula dari informasi masyarakat yang menjadi korban kemudian membuat laporan lewat media sosial Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

"Jadi di IG (Instragram) kami ada yang melaporkan bahwa dia pinjam sebesar Rp 1 juta, dan dia sudah membayar Rp 20 juta, dan masih ditagih lagi sampai Rp 20 juta lagi. Makanya dia membuat laporan kepada kami dan kami menindaklanjuti laporan tersebut, dan malam ini kita berhasil melakukan penindakan di satu kos-kosan di Cengkareng," katanya.

Menyoal bagaimana modus penagihannya, Auliansyah menuturkan, sama seperti pinjol ilegal lainnya. Setelah hari ketujuh si nasabah belum membayar, para tersangka mengancam korban.

"Kamu kalau tidak bayar akan saya santet atau kalau kamu tidak bayar saya akan kirim foto-foto tidak senonoh ke setiap kontak yang ada di telepon," jelasnya.

Menurut Auliansyah, setiap satu orang memiliki lima hingga 10 pesan ancaman yang disebar.

"Mereka berperan sebagai penagih atau debt collector ya, mereka menagih ke nasabah-nasabah yang telah melakukan peminjaman di aplikasi ini," katanya.

Keempat orang terduga penagih utang aplikasi pinjol ilegal bernama modal uang, uanglu, danaspeed, dan dana dompet
itu, kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemerintah Santuni 125 Ahli Waris Tragedi Kanjuruhan

Pemerintah memberikan santunan ahli waris kepada korban Tragedi Kanjuruhan, di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur (3/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tak Ingin Tragedi Kanjuruhan Terulang, Presiden PKS Dorong Evaluasi Menyeluruh

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu tak menginginkan tragedi Kanjuruhan, usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya.

NEWS | 3 Oktober 2022

KPK Duga Rektor Unila secara Sepihak Batasi Kuota Penerimaan Maba

KPK mendalami dugaan Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani secara sepihak membatasi kuota penerimaan mahasiswa baru (maba)

NEWS | 3 Oktober 2022

Gocekan Jawaban Menko Airlangga Bikin Gibran Tepok Jidat

Airlangga dan Gibran menyempatkan untuk berbincang ringan dan bermain tebak-tebakan dan diunggah melalui akun media sosial Instagram.

NEWS | 3 Oktober 2022

Prank Baim Wong dan Paula ke Kepolisian Berbuah Somasi

Baim Wong beserta istrinya Paula Verhoeven disomasi oleh kantor hukum Bow and Parners terkait konten prank KDRT kepada kepolisian. 

NEWS | 3 Oktober 2022

Dalami Kasus Suap Lukas Enembe, KPK Panggil Pramugari

KPK memanggil pramugari untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Gubernur Papua Lukas Enembe.

NEWS | 3 Oktober 2022

Surya Paloh Tak Paksa Anies Baswedan Jadi Kader Nasdem

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyatakan dirinya tidak memaksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjadi kader Nasdem

NEWS | 3 Oktober 2022

Nasdem Usung Anies Jadi Capres 2024, Ini Respon Jokowi

Presiden Jokowi belum mau berkomentar terkait dukungan Partai Nasdem yang telah secara resmi mendeklarasikan dukungannya terhadap Anies Baswedan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Polri Periksa 32 Titik CCTV di Sekitar Stadion Kanjuruhan

Polri menganalisis 32 titik CCTV yang ada di sekitar stadion Kanjuruhan pascakericuhan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

NEWS | 3 Oktober 2022

Update Covid-19: Hari Ini Kasus Positif Capai 1.134

Hari ini, Senin (3/10/2022), kasus harian Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.134. Sehingga total kasus Covid-19 pada hari ini tercatat 6.435.719

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tak Ingin Tragedi Kanjuruhan Terulang, Presiden PKS Dorong Evaluasi Menyeluruh

Tak Ingin Tragedi Kanjuruhan Terulang, Presiden PKS Dorong Evaluasi Menyeluruh

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings