Logo BeritaSatu

Gus Ghofur: Santri Berperan Majukan Bangsa

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:17 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Katib Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Rembang, KH Abdul Ghofur Maimoen atau yang akrab disapa Gus Ghofur berbagi penguatan dan pandangan tentang peran historis kaum santri serta peran yang perlu diambil selanjutnya dalam memajukan kesejahteraan bangsa.

Sejak tahun 2015, Hari Santri diperingati tiap pada 22 Oktober setiap tahunnya. Hal ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22. Dalam peringatan Hari Santri tahun ini, untuk mengenang perjuangan dan teladan jihad para santri, diselenggarakanlah acara Kajian dan Doa bertema "Peran Santri Dalam Memajukan Kesejahteraan Bangsa."

"Untuk dapat membangun usaha yang berguna bagi bangsa dan negara, yang pertama adalah niatnya harus baik. Apapun langkah kita kalau niatnya baik maka ke depannya juga akan baik," ujarnya dalam keterangannya yang diterima Beritasatu.com, Senin (25/10/2021), saat acara Kajian dan Doa yang digelar oleh Evermos.

Gus Ghofur menyarankan agar bekerja tidak berdasar pada kebutuhan sendiri, tapi lebih memikirkan kebutuhan masyarakat.

"Sehari-hari kita sudah mengambil manfaat dari pekerjaan orang lain, seperti baju, atau sepatu yang kita kenakan saat ini. Selanjutnya, pikirkan manfaat apa yang bisa kita berikan kepada orang lain," ujar dia.

Menurutnya, lewat bekerja, manusia bisa sembari bersedekah. Maka bekerjalah dengan giat, supaya bisa memberi kepada orang lain. Bersedekah pun caranya bermacam-macam, misalnya, bisa dengan membagi ilmu, orang lain bisa bersedekah dengan hal lain. Apapun kelebihanmu pastikan untuk berbagi.

Co-Founder Evermos, Ghufron Mustaqim menjelaskan, saat ini, tugas penerus bangsa termasuk para santri adalah mengisi kemerdekaan Indonesia dengan sebaik-baiknya.

Salah satu cara mengisi kemerdekaan tersebut adalah dengan berkontribusi secara aktif dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional, yakni membangun masyarakat yang adil dan makmur, baik secara materiil maupun spiritual.

"Kemakmuran atau kesejahteraan menjadi kunci. Melalui acara Doa dan Kajian bersama ini, kami mendukung dan mengajak semua umat termasuk para santri agar mau memulai dan bersemangat dalam jihad membangun masyarakat yang makmur dan sejahtera," kata Ghufron Mustaqim, yang juga pernah nyantri atau menimba ilmu selama 6 tahun di salah satu Pesantren di Yogyakarta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Perang Ukraina, 4,4 Juta Warga Donbass Mengungsi ke Rusia

Lebih dari 4,4 juta pengungsi dari Donbass, Ukraina tiba di Rusia sejak Februari akibat perang Ukraina. s

NEWS | 28 September 2022

Mendes: SDGs Desa Ke-18 Terinspirasi dari Para Ulama NU

Mendes PDTT mengatakan perumusan SDGs Desa ke-18 yaitu Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif terinspirasi dari jejak dakwah para ulama NU.

NEWS | 28 September 2022

Usman Hamid Desak Polri Usut Peretasan Redaksi Narasi TV

Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mendesak Polri mengusut tuntas peretasan terhadap belasan awak redaksi Narasi TV

NEWS | 28 September 2022

LSM HAM Sebut 76 Orang Tewas dalam Aksi Protes Rezim Iran

LSM HAM Iran menyebut aksi protes atas kematian Mahsa Amini telah menewaskan sedikitnya 76 orang.

NEWS | 28 September 2022

Kasus Brigadir J, Kombes Budi Pitono Jalani Sidang Etik

Mantan Kabag Renmin Divpropam Polri Kombes Murbani Budi Pitono tengah menjalani sidang etik pada hari ini, Rabu (28/9/2022), terkait kasu Brigadir J

NEWS | 28 September 2022

Disanksi Demosi 4 Tahun, AKBP Raindra Tak Ajukan Banding

 AKBP Raindra Ramadhan Syah tidak mengajukan banding saat putusan sanksi demosi empat tahun imbas dari kasus tewasnya Brigadir J

NEWS | 28 September 2022

Kasus Brigadir J, AKBP Raindra Disanksi Demosi 4 Tahun

Mantan Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Raindra Ramadhan Syah disanksi demosi 4 tahun terkait kasus tewasnya Brigadir J

NEWS | 28 September 2022

Jokowi Diberi Gelar Dada Ma Dopo Malomo oleh Sultan Ternate

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Kesultanan Ternate, yaitu Dada Ma Dopo Malomo

NEWS | 28 September 2022

Gobel: Mendikbudristek Tak Paham Kebutuhan Indonesia

Wakil Ketua DPR Bidang Korinbang, Rachmat Gobel mengkritik pernyataan Mendikbudristek Nadiem Makarim tentang keberadaan tim bayangan

NEWS | 28 September 2022

Komisi III Gelar Fit and Proper Test 2 Calon Pimpinan KPK

Komisi III DPR akan menggelar fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan dua calon pimpinan KPK pengganti Lili Pintauli Siregar

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Perang Ukraina, 4,4 Juta Warga Donbass Mengungsi ke Rusia

Perang Ukraina, 4,4 Juta Warga Donbass Mengungsi ke Rusia

NEWS | 14 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings