Logo BeritaSatu

Kejaksaan Segera Sidangkan Kasus Lahan Ibunda Dino Patti Djalal

Kamis, 18 November 2021 | 20:01 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) segera menyidangkan kasus dugaan penipuan tanah dengan tersangka Mustopa alias Topan yang mengakibatkan kerugian terhadap ibunda mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal, Zurni Hasyim Djalal sekitar Rp 20 miliar.

Advertisement

“Selanjutnya dalam waktu sesuai ketentuan UU akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” kata Kasie Intel Kejari Jaksel, Odit Megonondo, di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Pelimpahan kasus tersebut didasari setelah pihak kepolisian menyerahkan berkas dan barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Odit mengatakan bahwa Mustopa alias Topan yang bekerja sama dengan para tersangka lain diduga telah melakukan tindak pidana penipuan yang mengakibatkan kerugian kepada Zurni Hasyim Djalal sekitar Rp 20 miliar.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa mafia tanah tersebut diduga telah menipu terkait kepemilikan lahan seluas 780 meter persegi yang beralamat di Jalan Kemang Barat Nomor 117 RT 08/004 Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang.

Atas perbuatan itu, Mustopa dijerat dengan Pasal 378 juncto 55 ayat 1, Pasal 372, Pasal 263 ayat 2 dan Pasal 266 ayat 1 KUHP dengan hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Adapun laporan kasus penipuan terhadap Zurni tersebut diterima pada 11 November 2020. Zurni Hasyim Djalal mengaku properti di Kemang, Jakarta Selatan, berpindah tangan tanpa sepengetahuannya.

Properti milik Zurni itu memang mengatasnamakan Yusmisnawita yang merupakan keluarga Zurni.

Namun, kepemilikan properti ini berpindah tangan dari Yusmisnawita kepada pembeli dengan inisial SH yang menggunakan sejumlah dokumen berupa KTP, fotokopi KK, fotokopi buku nikah, dan NPWP palsu.

Kemudian, Yusmisnawita hendak menjual rumah tersebut seharga Rp 19,5 miliar kepada seseorang berinisial RS, yang dalam proses jual beli melibatkan seorang orang kepercayaan Yusmisnawita bernama Ali Topan.

Setelah mencapai kesepakatan, RS kemudian meminjam sertifikat rumah dan bangunan di Kemang untuk dicek keasliannya di Badan Pertanahan Negara (BPN).

Namun pada hari dipinjamkannya sertifikat asli itu, terjadi transaksi jual beli dari RS kepada SH yang ditandatangani oleh orang yang berpura-pura menjadi Yurmisnawita.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Prabowo Subianto


# Ferdy Sambo


# Polisi Pengedar Narkoba


# Sekolah Lapang


# Puan Maharani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
HUT Ke-77 RI, Hasto dan Pimpinan PDIP Gelar Doa dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

HUT Ke-77 RI, Hasto dan Pimpinan PDIP Gelar Doa dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings