Logo BeritaSatu

Pencapaian Target Net Zero Carbon Butuh Kolaborasi

Selasa, 30 November 2021 | 14:11 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Perubahan iklim menjadi salah satu ancaman terbesar bagi umat manusia. Solidaritas, kemitraan, serta kolaborasi semua pihak menjadi kunci dalam menghadapi ancaman tersebut. Terlebih, Indonesia dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang begitu besar, bisa terus berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya telah menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam menangani dampak dari perubahan iklim. Jokowi sengaja mengajak sejumlah duta besar negara sahabat ke pusat persemaian (nursery center) Rumpin di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/11/2021).

"Hari ini saya berkunjung ke pusat persemaian, nursery center di Rumpin, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, bersama-sama para duta besar dari Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Inggris dan juga Country Director Bank Dunia. Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia serius dalam menangani dampak dari perubahan iklim," kata Jokowi seusai peninjauan.

Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji mengatakan, Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF), melalui program Djarum Trees for Life (DTFL) berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target net zero carbon.

"Kami selalu memulai program dari rumah sendiri, maka dari itu untuk program trembesi kami awali di jalur Kudus-Demak di tahun 2010, kemudian Pantura, tol Trans Jawa hingga akhirnya di tahun 2020 lalu kami mulai melakukan penanaman di tol Trans Sumatera. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam upaya mendukung program pemerintah,” ujar FX Supanji dalam keterangannya, Selasa (30/11/2021).

Tingginya volume kendaraan di berbagai ruas jalan, baik tol maupun jalur antar kota menjadi latar belakang kuat bagi DTFL untuk melakukan penanaman di sekitar area tersebut, hal ini guna mengurangi emisi karbon yang hadir di jalan raya.

Dosen Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Ir H Endes N Dahlan menjelaskan, trembesi dapat menyerap CO2 sebesar 28,5 ton/pohon/ tahun dibandingkan dengan pohon akasia yang mampu menyerap 5,3 ton/tahun dan kenanga 0,5 ton/ tahun.

"Kandungan 78% nitrogen di udara membuat trembesi mampu bertahan hidup di lahan-lahan marjinal hingga lahan-lahan kritis, seperti lahan bekas tambang. Bahkan, trembesi dapat bertahan pada tanah dengan tingkat kesamaan tinggi dan kering," jelasnya.

FX Supanji menambahkan, dalam upaya penanaman trembesi, BLDF melakukan pembibitan trembesi di Pusat Pembibitan Tanaman (PPT) yang berlokasi di Kudus, Jawa Tengah. "Di sanalah, bibit-bibit trembesi dirawat hingga akhirnya siap untuk ditanam di berbagai ruas jalan," tambahnya.

Program penanaman trembesi, kata FX Supanji, tak lantas berhenti pada tahap penanaman. BLDF juga berkomitmen untuk melakukan perawatan trembesi selama tiga tahun hingga pohon trembesi tersebut dapat tumbuh dan berkembang secara mandiri.

"Perawatan yang dilakukan termasuk pendangiran, penyiraman, pemberian pupuk, hingga penggantian bibit pohon yang mati," tandasnya.

Sejak program ini dimulai 11 tahun lalu, DTFL telah menanam trembesi di sepanjang 2,817 kilometer dengan jumlah 150.750 pohon trembesi, terbentang di jalur Pantura, Trans Jawa, Lingkar Madura, Lombok, hingga Sumatera.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Cedera, Muhammad Ferarri Tak Tampil di Laga Lawan Brunei

Cedera, Muhammad Ferarri Tak Tampil di Laga Lawan Brunei

BOLA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings