Logo BeritaSatu

Pemkot Kediri Daftarkan KIK untuk Tahu Takwa dan Tenun Ikat

Selasa, 30 November 2021 | 18:57 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri berhasil mencatatkan dua warisan budaya tahu takwa dan tenun ikat Kediri dalam Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional (HAKI KIK).

Tenun ikat Kediri diakui dalam jenis Ekspresi Budaya Tradisional “Seni Rupa – Dua Dimensi, Seni Rupa – Tiga Dimensi”. Sementara itu, tahu takwa diakui dalam jenis Pengetahuan Tradisional “Kemahiran membuat kerajinan tradisional, makanan/minuman tradisional, moda transportasi tradisional.

“Ini adalah pencapaian luar biasa yang patut kita syukuri bersama, dengan paten HAKI KIK ini, tentunya bentuk apresiasi pada para leluhur atau pendahulu yang telah mewariskan pada kita tinggalan budaya tahu takwa dan tenun ikat Kediri,” kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/11/2021).

“Para pendahulu kita merupakan inventor, para penemu yang jenius. Kita yang diwarisi warisan ini harus merawatnya, salah satunya dengan mematenkannya biar bisa terus dinikmati anak cucu,” tambah Abdullah Abu Bakar.

Menurut Wali Kota Kediri, paten HAKI KIK ini sudah cukup untuk meng-counter daerah lain melakukan klaim pada tahu takwa dan tenun ikat Kediri.

“Agar tidak terjadi saling klaim dan rebutan, toh masing-masing daerah punya keunikan budaya masing-masing. Jadi kita hormati dengan bentuk paten yang resmi, biar negara yang mengakui melalui surat resmi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia," jelas Wali Kota Abdullah Abu Bakar.

Berbagai upaya menuju paten HAKI – KIK ini telah sejak lama digagas oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Salah satunya dengan terus mendukung event tahunan Dhoho Street Fashion yang dipelopori oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Ferry Silviana Abu Bakar.

Event ini banyak mengundang desainer nasional seperti Didiet Maulana, Lenny Agustin, Priyo Oktaviano, Hanni Hananto dan Era Soekamto untuk membuat rancangan busana berbahan Tenun Ikat Kediri.

Dekranasda Kota Kediri tahun 2020 juga meluncurkan buku Tenun Ikat Kediri: Menjalin Harmoni, Menjaga Tradisi yang ternyata masuk sebagai salah satu bukti pendukung terbitnya HAKI KIK ini.

Sementara itu, tahu sebagai kuliner tertua yang diperkenalkan oleh etnies Tionghoa di Nusantara ternyata juga masuk melalui Kota Kediri saat armada Kubilai Khan merapat di dermaga Sungai Brantas pada tahun 1292.

“Saat mengunjungi Kediri, kami mendapati tempat berlabuhnya jung-jung Mongol di kota itu (yang) sampai hari ini masih disebut Jung Biru. Armada ini mempunyai jung-jung khusus untuk mengurus makanan tentara, termasuk satu yang khusus untuk menyimpan kacang kedelai dan membuat tahu”, kata Suryatini N. Ganie dalam buku Dapur Naga di Indonesia yang dikutip ulang oleh Historia. (pkp)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Cedera, Muhammad Ferarri Tak Tampil di Laga Lawan Brunei

Cedera, Muhammad Ferarri Tak Tampil di Laga Lawan Brunei

BOLA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings