Logo BeritaSatu

Guru Dituntut Beradaptasi dengan Platform Digital 

Kamis, 2 Desember 2021 | 05:13 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menjawab tantangan dunia pendidikan di masa pandemi Covid-19, guru harus siap beradaptasi dan bertranformasi melalui platform pembelajaran digital.

Staf Ahli Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan yang juga inisiator program Sahabat Guru, Himmatul Hasanah mengatakan di tengah kondisi global yang mengalami re-setting dari normal ke new normal seperti saat ini, dunia pendidikan harus siap bertransformasi apabila tidak ingin tertinggal dan tergilas.

"Beberapa masalah internal yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia, yaitu masalah kurangnya tenaga pendidik, anggaran P3K yang dinilai memberatkan pemerintah daerah, serta rendahnya kompetensi guru," kata Himmatul Hasanah dalam webinar brema “Platform Pembelajaran Digital Sebagai Sarana Pembelajaran Modern Guru” seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya Kamis (2/12/2021). Webinar berbarengan dengan peluncuran aplikasi SahabatGuru di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Himmatul Hasanah mengatakan sejumlah tantangan pendidikan di era digital menjadi dasar hadirnya aplikasi SahabatGuru. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi media advokasi, memberikan inspirasi, serta berperan dalam pengembangan kompetensi guru di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam rangka meningkatkan standar kompetensi guru, Apkasi bersama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) telah menyapa 106.000 guru di Indonesia melalui program unggulan “Matematika Menyenangkan” dan “English Cepat”. "Apkasi menawarkan metode mengajar baru bagi para guru di berbagai kabupaten di Indonesia," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama anggota Komisi XI DPR Charles Meikyansah menekankan ada dua hal untuk memahami era disrupsi, yakni inovasi dengan cepat, beragam, dan semakin banyak jumlahnya. "Selain itu, perubahan fundamental dari pola lama menuju cara baru," kata dia.

Dia mengatakan bonus demografi yang dialami Indonesia saat ini tidak hanya menjadi berkah, tetapi juga berpotensi menjadi musibah. "Peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci untuk dapat melalui apa yang diprediksi para ekonom sebagai middle income trap atau jebakan penghasilan kelas menengah," kata dia.

Sedangkan Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo Septriana Tangkary revolusi industri 4.0 menyebabkan transformasi digital pada proses pembelajaran. "Seluruh guru mau tidak mau harus belajar dan mengakrabkan diri dengan teknologi informasi,” kata dia.

Di sisi lain Bupati Batang Wihaji menegaskan jangan sampai teknologi menjadi masalah baru dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan guru dan siswa dalam menjalani proses belajar-mengajar. Hal ini menjadi tugas bagi para ahli digital untuk menemukan terobosan baru serta sistem digital yang efektif, efisien, dan sederhana bagi para guru terutama di daerah.

Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Apkasi yang juga Bupati Batu Bara, Zahir, mengatakan saat ini teknologi digital sudah menjadi sebuah keharusan dan tantangan di masa depan terutama di tengah pandemi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini 28 Pemain yang Membela Timnas U-19 di Piala AFF U-19

Ini 28 Pemain yang Membela Timnas U-19 di Piala AFF U-19

BOLA | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings