Logo BeritaSatu

Korsleting Diduga Penyebab Kebakaran Gedung Cyber

Kamis, 2 Desember 2021 | 23:46 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Korsleting atau hubungan arus pendek listrik diduga menjadi penyebab kebakaran di Gedung Cyber I, Jalan Kuningan Barat Raya Nomor 8 RT 01 RW 03, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2021). Kebakaran itu menyebabkan dua orang meninggal dunia.

"Penyebab diduga arus pendek di ruang server atau korsleting listrik," ujar Humas Damkar DKI Jakarta Mulat Wijayanto, Kamis (2/12/2021).

Dikatakan Mulat, objek yang terbakar berada di lantai 2 gedung. Petugas menerima laporan kebakaran Gedung Cyber pada pukul 12.34 WIB. Selesai penanganan pada pukul 16.35 WIB.

"Luas area ruang server 500 meter. Objek ruang terbakar kurang lebih 50 meter persegi," ungkapnya.

Mulat menyampaikan, akibat peristiwa kebakaran itu, dua orang atas nama Muhammad Redzuan Khadafi (17) dan Seto Fachrudin (18) meninggal dunia. Jenazah kedua korban dibawa ke RSUD Mampang.

Sementara, satu korban bernama Bagus (20) dalam kondisi sadar, dan sudah dibawa ke RSUD Pasar Minggu untuk mendapatkan perawatan.

"Pengerahan ada 22 unit mobil pemadam dan 100 personel di lokasi," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Polres Jakbar Ringkus Maling Pencurian Rumah Duri Kosambi

Polres Jakbar Ringkus Maling Pencurian Rumah Duri Kosambi

NEWS | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings