Logo BeritaSatu

Kapolri Yakin Novel Dkk Perkuat Pemberantasan Korupsi

Kamis, 9 Desember 2021 | 17:47 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati - / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melantik 44 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi aparatur negeri sipil (ASN) Korps Bhayangkara. Novel Baswedan dan kawan-kawan diyakini mampu memperkuat Polri dalam memberantas tindak pidana korupsi.

"Kita lantik sesuai Nomor Induk Pegawai 1 Januari 2021, rekan-rekan resmi menjadi pegawai negeri sipil Polri," ujar Listyo, di Mabes Polri, Kamis (9/12/2021).

Listyo menyampaikan, selamat datang dan bergabung kepada 44 eks pegawai KPK untuk memperkuat jajaran organisasi Polri dalam rangka memperkuat komitmen terkait pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Ini sejalan dengan arahan bapak Presiden pada saat pelaksanaan Hari Antikorupsi Sedunia tadi pagi. Beliau sampaikan, pemberantasan korupsi tidak hanya penegakan hukum, namun harus lebih menyentuh hal fundamental selesaikan akar permasalahan karena itu sangat penting diperkuat divisi pencegahan dalam pemberantasan korupsi," ungkapnya.

Listyo mengungkapkan, tidak ragu dengan rekam jejak Novel dkk dalam pemberantasan korupsi.

"Tentunya dengan kehadiran seluruh rekan-rekan, dengan rekam jejak yang saya tidak ragukan lagi saya yakin rekan-rekan akan memperkuat organisasi Polri dalam rangka melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi," katanya.

Menurut Listyo, negara sedang dalam posisi sulit, sehingga Polri harus betul-betul mengawal Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), mengawal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dipergunakan dengan tepat sasaran dan mengurangi risiko kebocoran.

"Ciptakan iklim investasi sehingga masyarakat atau investor dalam dan luar tidak ragu investasi di Indonesia. Kita tahu indeks persepsi korupsi Indonesia menurun. Ini tantangan kita semua khususnya Polri memperbaiki indeks persepsi. Kami yakin dengan bergabungnya rekan-rekan indeks korupsi bisa kita perbaiki," jelasnya.

Sigit berharap, Novel dkk dapat mengubah cara pandang Polri dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Rekan-rekan ubah mindset, pendampingan, pencegahan, penangkalan, membantu lakukan kerja sama hubungan internal, recovery aset untuk jadi bagian. Ke depan, kita sedang melakukan perubahan Direktorat Tindak Pidana Korupsi. Di dalamnya berdiri divisi-divisi pencegahan, kerja sama, penindakan," jelasnya.

Listyo menekankan, Polri mesti dapat memperkuat kebijakan pemerintah terkait menciptakan iklim antikorupsi.

"Selamat bergabung. Kita perkuat komitmen kebijkan pemerintah dalam rangka menciptakan iklim budaya ekosistem antikorupsi sehingga investasi dan APBN dalam rangka mendukung kembalinya perekonomian Indonesia berjalan dengan baik," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Jokowi Ukraina


# Pengawasan Intelijen


# MyPertamina


# Roy Suryo


# Mars


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Muhidin Said Ambruk Saat Paripurna DPR karena Hipertensi

Muhidin Said Ambruk Saat Paripurna DPR karena Hipertensi

NEWS | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings