Logo BeritaSatu

Omicron, Warga Kanada Diminta Tak Bepergian ke Luar Negeri

Kamis, 16 Desember 2021 | 09:51 WIB
Oleh : LES

Ottawa, Beritasatu.com - Pemerintah Kanada meminta warganya untuk tidak bepergian ke luar negeri, ketika negara itu meningkatkan vaksinasi untuk memerangi varian Omicron yang menyebar cepat. Menteri Kesehatan Jean-Yves Duclos mengatakan, sudah ada penularan Omicron di antara masyarakat Kanada.

"Saya katakan dengan sangat jelas: Sekarang bukan waktunya untuk bepergian," kata Jean-Yves Duclos dalam konferensi pers pada Rabu (15/12/2021).

Jumlah kasus Covid-19 meningkat, dengan rata-rata tujuh hari kasus baru nasional pada titik tertinggi sejak 1 Oktober, ketika rumah sakit Kanada berjuang untuk mengerjakan prosedur yang tertunda selama berbulan-bulan.

Banyak petugas kesehatan yang kelelahan, tampak tidak siap menghadapi lonjakan infeksi lainnya.

"Saya tahu ini menyebalkan," ujar Perdana Menteri Justin Trudeau kepada wartawan, ketika dia mendesak warga Kanada untuk mengikuti saran kesehatan masyarakat dan "berhati-hatilah selama musim liburan ini.

"Beri anak-anak Anda suntikan vaksin," kata Trudeau, melanjutkan.

Anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun memiliki tingkat infeksi tertinggi dari semua kelompok usia di Ontario selama dua minggu.

Minggu ini, Ontario akan mulai menawarkan suntikan ketiga vaksin (booster) kepada semua orang berusia di atas 18 tahun, sambil memperpendek jarak yang diperlukan antara dosis kedua dan ketiga menjadi tiga bulan dari enam bulan.

Provinsi terpadat di Kanada itu juga mengurangi setengah kapasitas pada acara-acara dalam ruangan, termasuk kegiatan olahraga, konser, serta produksi film dan televisi komersial.

Kanada juga telah melarang perjalanan dari 10 negara Afrika karena kekhawatiran tentang varian baru Omicron.

Direktur Dewan Penasihat Sains Covid-19 Ontario, Peter Juni, mendesak orang-orang untuk mengambil tindakan pencegahan, mendapatkan vaksin, dan tidak menganggap enteng Omicron.

"Yang benar-benar mengkhawatirkan saya adalah orang-orang tidak memperhatikan masalah penting ini, secara internasional. Mereka punya angan-angan bahwa Omicron akan ringan ... ini bukan sikap yang realistis," kata Juni.

Para ilmuwan menduga Omicron lebih mudah menular karena penyebarannya yang cepat, meskipun mereka memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan tentang tingkat keparahannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Kepala RS Tewas Ditikam


# Inflasi


# Bob Tutupoly Meninggal


# Polisi Gadungan


# Update Covid-19


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pakar: Kasus Covid-19 Naik Berpotensi Muncul Varian Baru

Pakar: Kasus Covid-19 Naik Berpotensi Muncul Varian Baru

NEWS | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings