Logo BeritaSatu

Batas Waktu Salat Subuh dan Hukum Bangun Kesiangan

Rabu, 6 April 2022 | 13:21 WIB
Oleh : AB

Oleh: Ustaz Ahmad Fauzi Qosim*

Malam kerja keras hingga begadang, lalu bangun salat Subuh kesiangan yang menyebabkan tidak lengkapnya salat lima waktu. Kalau begitu kira-kira bagaimana hukumnya? Lalu, sebenarnya jam berapa batas waktu salat Subuh? Lalu bagaimana dengan orang yang bangun tidur kesiangan hingga matahari telah terbit?

1. Ketika bangun kesiangan tidak sengaja, segeralah salat Subuh
Bagi orang yang tertidur, tidak bangun di waktu subuh hingga matahari terbit, maka tatkala bangun ia harus segera melaksanakan salat Subuh. Dalam hal ini, ia tidak berdosa. Sebab, keterlambatannya untuk melaksanakan salat bahkan hingga keluar waktunya bukan karena unsur kesengajaan.

Hal ini pernah terjadi pada diri Rasulullah SAW. Suatu ketika Rasulullah SAW sedang dalam perjalanan. Ketika malam, beliau dan para sahabat tertidur hingga matahari terbit. Seketika itu, beliau memerintahkan Bilal untuk azan dan ikamah. Akhirnya, Rasul SAW dan para sahabat salat Subuh di kala matahari telah terbit.

2. Ketika ada unsur kesengajaan meninggalkan salat, bertobatlah dan segera qada salat

Bagi orang yang ketiduran dan ada unsur kesengajaan, sebenarnya ia telah terbangun di waktu subuh. Hanya saja, karena rasa malas dan terasa berat, ia tidur kembali sampai matahari terbit. Jadi, ada unsur kesengajaan.

Sebagian besar ulama berpandangan bahwa ia berkewajiban untuk mengqada salatnya. Hendaklah dirinya segera melaksanakan salat ketika bangun. Di samping itu, ia harus bertobat kepada Allah SWT karena telah sengaja meninggalkan salat tatkala telah tiba waktunya. Bagaimanapun juga, meninggalkan salat secara sengaja termasuk dosa besar.

Hal ini berdasarkan firman Allah SWT: فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ

“Maka celakalah orang yang salat.”

(QS 107:4)

الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ

“(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya.”

(QS 107:5)

Kesimpulannya, saudara tetap berkewajiban untuk melaksanakan salat Subuh setelah bangun tidur. Di samping itu, hendaklah berusaha sekuat tenaga untuk salat Subuh tepat waktu dan berjemaah.

Salat Subuh sampai jam berapa?

Waktu salat Subuh yang utama dimulai usai berkumandang azan dari terbit fajar shadiq, yaitu fajar kedua hingga sebelum masuknya waktu matahari terbit (syuruk) sebagai batas akhir salat Subuh. Subuh berakhir saat sudah masuk waktu matahari terbit.

Hal ini berdasarkan hadis berikut:

وَقْتُ صَلاةِ الصُّبْحِ مِنْ طُلُوعِ الفَجْرِ مَا لَمْ تَطْلُعْ الشَّمْسُ

Artinya:
“Dari Abdullah bin Umar radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda: dan waktu salat Subuh dari terbitnya fajar (shadiq) sampai sebelum terbitnya matahari.” (HR Muslim)

Fajar shadiq (fajar nyata) adalah sebuah cahaya yang terlihat pada waktu subuh sebagai batas antara akhir malam dengan permulaan pagi. Dikutip dari NU Online, fajar shadiq adalah cahaya tipis yang posisinya horizontal terhadap ufuk dan bertambah terang seiring waktu. Itulah yang menentukan awal waktu salat Subuh.

Sementara, fajar kadzib (fajar semu) adalah cahaya yang muncul sebelum fajar shadiq. Intensitas cahayanya tidak terlalu terang dan berbentuk segitiga khas yang menjulang sepanjang garis ekliptika. Perbedaan intensitas cahaya dapat terlihat saat diukur dengan sky quality meter (SQM).

Jika dipantau berdasarkan ilmu falak, maka jam subuh di Indonesia juga menentukan jadwal Imsakiah Ramadan. Maka dari itu, ulama dan peneliti bukan hanya melihat fajar shadiq sebagai batas awal waktu salat Subuh, tetapi juga penting mengamati munculnya fajar kadzib.

Apakah pukul 06.00 atau 07.00 masih bisa salat Subuh?

Melaksanakan salat Subuh pukul 06.00 atau 07.00 bisa saja, tetapi tentu pahalanya tidak sama dengan orang yang berusaha bangun dan melawan kemalasannya untuk salat Subuh. Baik ketiduran tidak sengaja atau sengaja, wajib bagi muslim untuk melaksanakan salat Subuh.

Dengan bangun pagi, kita akan mendapatkan keberkahan rezeki dari doa Rasulullah SAW. Itulah pentingnya salat Subuh di awal waktu.

“Ya Allah, berikanlah keberkahan pada umatku di waktu pagi-pagi.” (HR Ahmad)

Selain itu, ustaz Abdul Somad mengatakan jika setiap langkah kaki, langkah pertama, yaitu menghapus dosa, langkah kedua mengangkat derajat, langkah ketiga menghapus dosa, langkah keempat mengangkat derajat, maka subuh ini melimpah ruah rahmat-Nya.

Itulah hukum hingga konsekuensi salat Subuh kesiangan. Yuk, perbaiki manajemen waktu supaya subuh tidak kesiangan. Salat subuh merupakan kunci pagi hari, maka bukalah dengan keadaan yang baik supaya rezekimu berkah.

Setelah salat Subuh, awali kegiatan dengan bersedekah di pagi hari. Banyak keutamaan sedekah subuh untuk menolong diri sendiri dan orang lain.

*Sekretaris Dewan Syariah Dompet Dhuafa



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Terapkan Program Paman Kami, BSSN Gelar Pelatihan bagi UMKM

BSSN menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM Bangka Belitung menggelar pelatihan bagi pelaku UMKM di Kota Tanjung Pinang.

NEWS | 30 September 2022

Wagub: Pulau G Tak Eksklusif, Diperuntukan untuk Masyarakat

Pembangunan Pulau G diperuntukan untuk seluruh masyarakat bukan untuk kelompok tertentu atau eksklusif

NEWS | 30 September 2022

Febri Diansyah: Anak Bungsu Sambo Dirawat Nenek dan Pengasuhnya

Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah mengungkapkan, anak bungsu Ferdy Sambo dan Putri akan dirawat oleh nenek dan pengasuhnya.

NEWS | 30 September 2022

Update Covid-19: Hari Ini Kasus Positif 1.857

Hari ini, Jumat (30/9/2022), kasus harian Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.857, sehingga total kasus Covid-19 pada hari ini tercatat 6.431.624.

NEWS | 30 September 2022

Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 30 September

Infografik kematian tertinggi Covid-19 tingkat provinsi pada 30 September 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 30 September 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 30 September 2022

Infografik prediksi puncak Covid-19 berdasarkan data 30 September 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 30 September 2022

Kasus Kumulatif dan Suspek Covid-19 sampai 30 September 2022

Infografik kasus positif kumulatif dan suspek Covid-19 sampai 30 September 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 30 September 2022

Data Kematian Covid-19 di Indonesia sampai 30 September 2022

Infografik kematian Covid-19 di Indonesia sampai 30 September 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 30 September 2022

Bantah Desmond, Komnas HAM Tegaskan Timsel Telah Bekerja Sesuai Aturan

Komisioner Komnas HAM Amiruddin membantah tuduhan anggota DPR Desmond J Mahesa yang menyebut Timsel calon komisioner Komnas HAM melanggar tata tertib.

NEWS | 30 September 2022

Stok Vaksin Meningitis Jemaah Haji dan Umrah Diperbanyak

Kemenkes mengupayakan normalisasi stok vaksin Meningitis Meningokokus (MM) bagi pelaku perjalanan termasuk calon jemaah haji dan umrah.

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi pada 30 September

Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi pada 30 September

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings