Dibongkar, Jaringan Judi Vietnam Kelola Dana Rp 18,1 Triliun

Dibongkar, Jaringan Judi Vietnam Kelola Dana Rp 18,1 Triliun
Para pedagang menjual kupon lotere di pinggir jalan Kota Hanoi, salah satu bentuk perjudian yang legal di Vietnam. ( Foto: Daily Mail / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Selasa, 30 April 2019 | 07:50 WIB

Hanoi, Beritasatu.com- Kepolisian Vietnam membongkar jaringan perjudian daring yang telah beromzet lebih dari US$ 1,28 miliar (sekitar Rp18,1 triliun) dalam taruhan dan menangkap 22 orang. Menurut laporan aparat, Sabtu (27/4), jaringan judi ini mengelola dana taruhan terbesar di Vietnam.

Sebagian besar bentuk perjudian merupakan ilegal bagi penduduk setempat di Vietnam. Tetapi taruhan judi di pasar gelap terus berkembang, terutama pada olahraga.

Surat kabar Thanh Nien yang dikelola pemerintah, pekan lalu, penggerebekan besar-besaran di kota-kota dan provinsi-provinsi di seluruh negeri dilakukan setelah penemuan ratusan ribu akun yang dikaitkan dengan satu jaringan sindikat yang mengelola dana sekitar US$ 1,28 miliar (sekitar Rp18,1 triliun).

Laporan surat kabar Thanh Nien yang mengutip sumber polisi menyatakan jaringan judi beroperasi dengan "cara canggih yang sulit dideteksi".

Dijelaskan, penjudi yang mengunjungi situs web Fxx88.com diminta untuk menyetor uang tunai ke bank dengan imbalan uang virtual dalam akun berkode. Sebagian besar pejudi memasang untuk taruhan sepakbola.

Polisi mengatakan terdakwa menyembunyikan ruang lingkup dana dengan menggunakan rekening bank dengan sedikit uang untuk melakukan transaksi. Sejauh ini, total 22 orang telah ditangkap termasuk 12 penyelenggara judi.



Sumber: Suara Pembaruan