Serangan di Hotel Pakistan Ditujukan kepada Investor Tiongkok

Serangan di Hotel Pakistan Ditujukan kepada Investor Tiongkok
Foto dokumentasi pada 8 Maret 2019 menunjukkan pandangan umum dari hotel bintang lima Zaver Pearl Continental yang dikenal sebagai Pearl Continental, yang terletak di sebuah bukit di kota Gwadar, Pakistan, yang menjadi lokasi penyerbuan orang-orang bersenjata, pada Sabtu (11/5/2019). ( Foto: AFP / BANARAS KHAN )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Senin, 13 Mei 2019 | 19:13 WIB

Islamabad, Beritasatu.com- Sejumlah pria bersenjata menyerang hotel bintang lima di kota pelabuhan Pakistan, Gwadar, Provinsi Balochistan, menyebabkan lima orang tewas dan enam orang terluka. Pasukan keamanan Pakistan langsung melakukan pengepungan selama beberapa jam dan berhasil menewaskan tiga penyerang.

Para pejabat menyatakan tiga pria bersenjata berpakaian militer saat melakukan penyerangan di Hotel Mutiara Kontinental pada Sabtu (11/5), menewaskan tiga petugas keamanan hotel, seorang pegawai, dan seorang prajurit angkatan laut dalam baku tembak selanjutnya

Para penyerang bersembunyi di lantai atas hotel setelah pasukan keamanan tiba di sana. Pasukan mengevakuasi seluruh tamu ke tempat sementara, lalu menyudutkan penyerang ke tangga.

“Pasukan keamanan telah menyelesaikan operasi pembersihan,” sebut pernyataan militer sekaligus menambahkan keseluruhan tiga penyerang telah tewas.

Kelompok separatis Tentara Pembebasan Balochistan menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu. Mereka mengklaim melawan ekploitasi yang tidak adil atas sumber daya alam di provinsi itu dan menyebut serangan ditujukan kepada para investor Tiongkok dan asing.

Balochistan yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan, adalah provinsi termiskin di Pakistan tapi memiliki cadangan gas alam dan berbagai mineral. Gwadar adalah pelabuhan strategis di Laut Arabia yang sedang dibangun sebagai bagian dari Koridor Ekonomi Pakistan Tiongkok (CPEC) senilai US$ 60 miliar (Rp 862 miliar), yang juga bagian dari proyek infrastruktur Sabuk dan Jalan Tiongkok.

Kelima jenazah korban tewas telah dipindahkan ke kota terbesar negara itu, Karachi. Salah satu korban luka tembak saat ini dalam kondisi kritis, sedangkan lima korban luka lainnya berhasil “keluar dari bahaya”.

Perdana Menteri (PM) Imran Khan mengecam serangan itu. “Upaya semacam itu, khususnya di Balochistan adalah upaya untuk menyabotase proyek-proyek ekonomi dan kemakmuran kita,” katanya.

Salah satu petugas keamanan hotel tewas saat berusaha menghentikan para pria penyerang untuk masuk ke dalam hotel. Militer menyatakan para penyerang tiba sekitar pukul 16.50 lalu mematikan kamera CCTV di hotel dan menanamkan peledak jenis improvised explosive devices (IED) di semua titik akses yang mengarah ke lantai paling atas



Sumber: Suara Pembaruan