Iran: Kapal Perang AS Bukan Ancaman

Iran: Kapal Perang AS Bukan Ancaman
Foto dokumentasi Angkatan Laut AS pada 19 Desember 2018 ini memperlihatkan kapal angkutan amfibi kelas San Antonio USS Arlington (LPD 24) sedang berlayar dari Morehead City di North Carolina. ( Foto: AFP / Navy Office of Information )
Jeanny Aipassa / WIR Senin, 13 Mei 2019 | 19:53 WIB

Teheran, Beritasatu.com- Iran menyebut keberadaan kapal perang Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk bukan merupakan ancaman. Iran bahkan mempertegas bahwa kapal tersebut menjadi target Iran, jika ada intervensi militer AS yang mengganggu wilayah dan kewenangan Iran.

“Satu kapal induk yang memiliki setidaknya 40 hingga 50 pesawat dan 6.000 pasukan di dalamnya merupakan ancaman serius bagi kami pada masa lalu, tetapi sekarang ini adalah target. Ancaman telah beralih ke peluang. Jika (Amerika, Red) bergerak, kami akan memukul kapal mereka,” kata Kepala Divisi Pengawal Kedirgantaraan Angkatan Laut Iran, Amirali Hajizadeh, dalam wawancara khusus dengan kantor berita mahasiswa Iran (ISNA), pada Minggu (12/5).

Pernyataan senada juga disampaikan Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Hossein Khanzadi. Dia memperingatkan pasukan militer dan kapal induk AS harus keluar dari kawasan Teluk, jika tak menginginkan perang psikologis berubah menjadi perang fisik (adu senjata).

"Kehadiran Amerika di kawasan Teluk Persia telah mencapai akhir dan mereka harus meninggalkan wilayah itu," kata Khanzadi.

Iran kini telah meningkatkan patroli di sepangjang wilayah Teluk Persia dan menyiapkan pasukan siaaga penuh untuk merespons setiap potensi ancaman baik dari kapal perang AS, maupun negara-negara sekutu AS di Arab.



Sumber: Suara Pembaruan