Iran Tolak Tawaran Berunding AS

Iran Tolak Tawaran Berunding AS
Gedung reaktor nuklir Bushehr dijaga aparat keamanan di selatan Iran, Oktober 2010. ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 22 Mei 2019 | 17:24 WIB

Dubai, Beritasatu.com- Presiden Iran Hassan Rouhani menolak ajakan perundingan dengan Amerika Serikat (AS) pada Selasa (21/5). Penolakan disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump meyakini Iran akan menghubungi dan meminta negosiasi jika sudah siap.

Teheran dan Washington telah meningkatkan retorika terhadap satu sama lain dalam beberapa pekan terakhir. Di satu sisi, AS telah memperketat sanksi yang bertujuan mendorong Iran untuk membuat konsesi di luar ketentuan perjanjian nuklir 2015.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif juga memperingatkan AS yang memainkan permainan berbahaya dengan meningkatkan kekuatan militernya di Teluk Arab.

Zarif mengkritik langkah AS yang mengerahkan kapal induk dan gugus tugas pesawat pembom awal bulan ini untuk menanggapi ancaman yang belum jelas. Dia memperingatkan bahwa semua aset militer di daerah kecil itu cenderung rentan terhadap kecelakaan.

“Kehati-hatian yang ekstrem diperlukan dan Amerika Serikat memainkan permainan yang sangat, sangat berbahaya,” katanya kepada CNN dalam siaran wawancara.

Sejak tahun lalu, Trump menarik AS keluar dari kesepakatan antara Iran dan kekuatan global. Kesepakatan itu bertujuan agar Teheran mengekang kapasitas pengayaan uraniumnya, yang diduga mengarah pada pengembangan bom nuklir.



Sumber: Suara Pembaruan