Pascateror Christchurch, PM Jacinda Ardern Dibuat Mural

Pascateror Christchurch,  PM Jacinda Ardern Dibuat Mural
Lukisan dinding menunjukkan PM Jacinda Ardern memeluk kerabat korban penembakan Christchurch tampak di dinding bangunan pinggiran kota Brunswick, di tepi utara Melbourne, Australia, Rabu (22/5/2019). ( Foto: The National / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 23 Mei 2019 | 12:14 WIB

Christchurch, Beritasatu.com- Seorang seniman di Australia baru smeluncurkan mural baru yang menggambarkan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern. Dalam lukisan itu, Arden tampak memeluk kerabat seorang korban dalam penembakan massal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Seperti dilaporkan CNN, Rabu (22/5), lukisan dinding menunjukkan dua sosok yang menjulang pada bagunan tinggi di pinggiran Brunswick, di tepi utara Melbourne, Australia.  Menurut SBS News, tinggi mural mencapai 25 meter, atau lebih dari 80 kaki.

Foto Ardern memeluk seorang wanita berjilbab di Masjid Kilbirnie Christchurch sebelumnya telah diproyeksikan pada landmark di seluruh dunia, termasuk di Dubai Burj Khalifa, bangunan tertinggi di dunia.

Melalui GoFundMe, panitia mengumpulkan 11.506 dolar Australia (sekitar US$ 7.920 ) yang mencakup perlengkapan seni, bersama dengan biaya untuk menerbangkan artis Loretta Lizzio ke Melbourne dan menempatkan keluarganya saat dia melukis.

Setelah menyelesaikan proyek bernilai 11.000 dolar Australia itu dalam satu hari, panitia mengatakan mereka menyumbangkan dana ekstra untuk dana korban Christchurch di Selandia Baru.

Penyelenggara kampanye menulis bahwa gambar Adhern mengenakan jilbab dan merangkul wanita itu "menjadi mercusuar toleransi, cinta, dan kedamaian di masa-masa yang memecah-belah ini.

"Mereka berkata bahwa mereka ingin pesan tersebut, saat ini, diingat. Kami ingin belajar darinya, kami ingin itu menguatkan kami, untuk menguatkan kami," tambah penyelenggara.



Sumber: Suara Pembaruan