Vietnam Sita 5 Ton Sisik Trenggiling Asal Nigeria

Vietnam Sita 5 Ton Sisik Trenggiling Asal Nigeria
Para petugas menyortir sisik trenggiling yang disita di pelabuhan provinsi Ba Ria Vung Tau, Vietnam selatan, Kamis (23/5/2019). Polisi Vietnam telah menyita lebih dari lima ton sisik trenggiling yang disimpan dalam pengiriman kacang mete dari Nigeria. ( Foto: AFP / kantor berita Vietnam )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 25 Mei 2019 | 20:03 WIB

Hanoi, Beritasatu.com- Polisi Vietnam telah menyita lebih dari lima ton sisik trenggiling yang disamarkan dalam pengiriman kacang mete dari Nigeria. Pada Jumat (24/5), pemerintah Vietnam mengonfirmasi temuan paket selundupan tersebut.

Vietnam yang komunis merupakan sarang bagi perdagangan ilegal satwa liar. Di sana, produk-produk hewani dari gading gajah hingga cula badak dan tulang harimau dikonsumsi di dalam negeri dan juga diselundupkan ke luar negeri.

Menurut Hai Quan, juru bicara resmi Bea Cukai Vietnam, pada Kamis (23/5), polisi menemukan 5,3 ton sisik trenggiling yang disembunyikan dalam pengiriman dari Nigeria di pelabuhan provinsi Ba Ria Vung Tau selatan.

"Paket itu dimasukkan ke dalam 151 karung di dalam satu wadah dan paket kacang mete mentah digunakan sebagai penyamaran untuk menghindari deteksi dari pihak berwenang," kata situs berita daring, Jumat.

Pemerintah mengkonfirmasikan hasil tangkapan Kamis dan juga mengumumkan penyitaan 8,3 ton paket sisik trenggiling dari "negara Afrika" di pelabuhan Haiphong utara awal bulan ini.

Trenggiling biasa berkeliaran bebas di taman nasional Vietnam, tetapi binatang itu telah diburu secara agresif beberapa dekade terakhir. Sisik trenggiling, yang terbuat dari bahan yang sama dengan kuku, digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati alergi dan impotensi pria.



Sumber: Suara Pembaruan