Polisi Malaysia Sita Narkoba Senilai Rp 56,2 Miliar

Polisi Malaysia Sita Narkoba Senilai Rp 56,2 Miliar
Polisi Malaysia menggelar barang bukti penggerebekan narkoba bubuk Erimin 5 yang akan menghasilkan total 421.000 pil di Kajang, Rabu (29/5/2019). ( Foto: The Star / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 1 Juni 2019 | 11:30 WIB

Kajang, Beritasatu.com - Polisi Malaysia menyita narkoba senilai RM16,5 juta (US $ 3,9 juta atau sekitar Rp 56,2 miliar) pada Rabu (29/5). Polisi juga menangkap tiga orang setelah menggerebek satu laboratorium pemrosesan obat di Selangor.

Seperti dilaporkan CNA, Jumat (31/5), penjabat direktur Investigasi Kejahatan Narkotika Bukit Aman Kamarul Zaman Mamat mengatakan penggerebekan di kawasan industri di Kajang.

Penggerebekan itu mengarah pada penemuan 84,2kg bubuk Erimin-5, 52kg ketamin dan 93,25kg bahan kimia yang diyakini digunakan untuk memproses obat-obatan. Jumlah bubuk Erimin-5 yang disita akan menghasilkan sekitar 421.000 pil.

"Kami juga menyita dua barel cairan yang diyakini sebagai bahan kimia, bersama dengan peralatan pemrosesan obat-obatan, dua kendaraan mewah, uang tunai RM18.200 (sekitar Rp 61,9 juta) dan jam tangan mewah senilai RM139.000 (sekitar Rp 473,4 juta)," katanya.

Ketiga pria itu, yang berusia antara 28 dan 69 tahun, akan dikirim kembali hingga 3 Juni untuk membantu penyelidikan. Kamarul Zaman mengatakan salah satu tersangka, yang berusia 69 tahun, diyakini sebagai kimiawan sindikat itu.

"Dia sebelumnya ditangkap pada tahun 2004, pada waktu itu dia hanya pelari narkoba biasa. Setelah dia menjalani hukuman di penjara, dia 'lulus' untuk menjadi ahli kimia sindikat," tambahnya.

Polisi juga menemukan dua saringan udara yang diyakini digunakan untuk mengekang bau dari asam yang dihasilkan selama pemrosesan obat, katanya, seraya menambahkan bahwa itu adalah pertama kalinya metode semacam itu digunakan.

Direktur mengatakan obat yang disita akan memberi makan kecanduan 700.000 pecandu narkoba. Tujuh orang lainnya ditangkap dalam penyergapan terpisah di Cheras dan Kuala Lumpur pada hari Selasa (29/5) dan Rabu (30/5), dan sekitar 20,7 kg sabu-sabu senilai RM1,04 juta (sekitar Rp 3,54 miliar) disita.

"Para tersangka berusia antara 28 dan 57 tahun akan dikirim kembali hingga 3 Juni. Polisi juga menyita delapan kendaraan mewah senilai RM1,5 juta (sekitar Rp5,1 miliar), RM 192.798 (sekitar Rp 656,7 juta) dalam mata uang lokal dan Hong Kong, berbagai jenis jam tangan mewah dan perhiasan," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan