Dilanda Wabah, Hong Kong Musnahkan 4.700 Ekor Babi

Dilanda Wabah, Hong Kong Musnahkan 4.700 Ekor Babi
Boneka babi digunakan dalam latihan untuk menginstruksikan pejabat pertanian Hong Kong tentang cara memusnahkan hewan yang sakit jika terjadi demam babi Afrika. ( Foto: Facebook / Sophia Chan )
Unggul Wirawan / WIR Senin, 3 Juni 2019 | 08:16 WIB

Hong Kong, Beritasatu.com- Hong Kong telah mengkonfirmasi kasus demam babi Afrika yang kedua dan memusnahkan 4.700 ekor babi. Kondisi tersebut sekaligus menjadi sinyal lebih lanjut bahwa virus ini terus menyebar ke luar Tiongkok daratan.

"Kasus penyakit itu ditemukan di rumah jagal di Wilayah Baru, yang berbatasan dengan provinsi Guangdong di Tiongkok selatan," kata Menteri Kesehatan Hong Kong Sophia Chan pada Jumat (31/5) malam.

Seperti dilaporkan Reuters pada Sabtu (1/6), wabah penyakit flu Afrika berakibat fatal bagi babi tetapi tidak berbahaya bagi manusia. Rumah pemotongan hewan ditutup mulai Jumat malam untuk disinfeksi.

Kasus pertama Hong Kong dikonfirmasi tiga minggu lalu, mendorong pemerintah untuk memerintahkan pemusnahan 6.500 babi untuk mencegah penyebaran virus.

Penyakit ini telah menyebar ke setiap provinsi di daratan Tiongkok sejak deteksi awal pada Agustus 2018. Pada Jumat, Tiongkok menyatakan telah mendeteksi virus pada babi yang diangkut secara ilegal ke provinsi Guizhou, Tiongkok barat daya.



Sumber: Suara Pembaruan