Banjir Besar di Tiongkok, 19 Orang Tewas

Banjir Besar di Tiongkok, 19 Orang Tewas
Jalan-jalan di Guilin terendam air banjir pada Minggu (9/6/2019) di wilayah selatan Guangxi, Tiongkok setelah hujan lebat. ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 12 Juni 2019 | 09:16 WIB

Beijing, Beritasatu.com- Banjir yang disebabkan oleh hujan lebat telah menewaskan sedikitnya 19 orang di Tiongkok selatan.

Pada Rabu (12/6), kantor berita resmi Xinhua melaporkan di wilayah Guangxi, yang berbatasan dengan Vietnam, hujan selama seminggu memicu banjir di enam kota.

Menurut Xinhua, banjir juga menewaskan 12 orang dan memengaruhi lebih dari 570.000 orang. Banjir juga menyebabkan rumah-rumah roboh dan panenan rusak. Kondisi itu dikutip Xinhua dari departemen manajemen darurat regional.

Xinhua melaporkan curah hujan diperkirakan akan meningkat hingga Kamis, kata biro cuaca regional.

Di provinsi tetangga Guangdong, tujuh orang tewas dan satu orang hilang ketika hujan lebat menghancurkan jalan dan menggulingkan rumah-rumah.

Salah satu daerah yang paling parah terkena dampaknya adalah Daerah Otonomi Guangxi Zhuang. Di sana, hujan lebat selama sepekan menyebabkan banjir yang menewaskan sedikitnya sembilan orang dan berdampak pada lebih dari 350.000 penduduk.

Xinhua juga melaporkan di sebelah timur, tujuh kematian dikonfirmasi di provinsi Guangdong. Sejumlah 88.000 orang lainnya diungsikan di provinsi Jiangxi karena badai.

Secara total, ratusan rumah hancur akibat banjir dan lebih dari dua juta orang terkena dampaknya.

Pasokan darurat, termasuk tikar bambu dan selimut kapas, sedang dikirim ke daerah yang terkena dampak di Tiongkok selatan.



Sumber: Suara Pembaruan