Polusi Udara di Johor, Malaysia Tutup 400 Sekolah

Polusi Udara di Johor, Malaysia Tutup 400 Sekolah
Petugas mengevakuasi korban ke rumah sakit setelah kasus pencemaran tumpahan limbah kimia, di Pasir Gudang, Malaysia. ( Foto: BBC / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 27 Juni 2019 | 07:59 WIB

Johor, Beritasatu.com- Lebih dari 400 sekolah di negara bagian Johor, Malaysia ditutup setelah 75 siswa mengalami kesulitan bernapas dan muntah-muntah. Sekolah-sekolah di kawasan industri Pasir Gudang telah ditutup hingga Kamis (27/6) ketika pihak berwenang menyelidiki insiden polusi udara terbaru yang melanda Malaysia.

Peristiwa ini merupakan yang kedua kalinya dalam tiga bulan setelah pemerintah juga menutup semua sekolah karena polusi. Pada Maret, sekitar 4.000 orang yang kebanyakan anak-anak, jatuh sakit setelah limbah kimia dibuang secara ilegal di sungai. Namun pihak berwenang mengatakan insiden itu tidak terkait.

Menurut kantor berita negara Bernama, lebih dari 100 sekolah dasar dan menengah serta 300 taman kanak-kanak swasta, termasuk di antara sekolah yang diperintahkan untuk ditutup sementara minggu ini.

Departemen Pendidikan Johor menyatakan semua sekolah di distrik Pasir Gudang diperintahkan untuk tutup selama tiga hari setelah polusi kimia di daerah itu. Ada 475 institusi pendidikan di Pasir Gudang yang terdiri dari 111 sekolah dasar dan menengah, tiga lembaga pendidikan tinggi, 14 sekolah swasta dan internasional dan 347 taman kanak-kanak swasta.

Direktur Departemen Pendidikan Azman Adnan mengatakan sekolah ditutup selama tiga hari dari Selasa (25/6) hingga Kamis (27/6) untuk memungkinkan pihak berwenang untuk bekerja membersihkan polusi.

“Semua kepala sekolah dan kepala sekolah telah diberitahu untuk memberi tahu siswa, guru, orang tua, dan staf mereka tentang penutupan,” katanya



Sumber: Suara Pembaruan