3 Poin Hasil Pertemuan Menteri Susi dengan Malaysia Soal Illegal Fishing
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

3 Poin Hasil Pertemuan Menteri Susi dengan Malaysia Soal Illegal Fishing

Kamis, 11 Juli 2019 | 13:22 WIB
Oleh : Winda Ayu Larasati / WIN

Malaysia, Beritasatu.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia Dato Salahuddin Ayub pada Rabu (10/7/2019).

Dalam pertemuan tersebut ada tiga poin dari pemerintah Indonesia dalam meninjau ulang kesepakatan yang pernah ditandatangani kedua negara.

Tiga poin tersebut yakni kapal diperbolehkan menangkap ikan yang tidak memiliki panjang lebih dari 15 meter. Selanjutnya, anak buah kapal (ABK) penangkap ikan di Selat Malaka wajib berasal dari Indonesia dan Malaysia, serta larangan penggunaan alat tangkap tidak ramah lingkungan seperti trawl bom dan sianida.

Rencana tersebut disambut baik oleh pemerintah Malaysia, namun pihaknya menjelaskan ada sejumlah proses birokrasi yang dilalui sebelum kesepakatan itu ditandatangani oleh kedua negara.

Dato Salahuddin Ayub berjanji akan membentuk tim baru untuk mencermati bentuk kerja sama bilateral.

Meskipun tidak ada target waktu, Menteri Susi berharap penandatanganan kesepakatan bisa dilakukan secepat mungkin.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara juga membahas penangkapan kapal ikan Malaysia di perairan Indonesia.

Pemerintah Malaysia merasa keberatan soal banyaknya nelayan Malaysia yang ditangkap oleh pemerintah Indonesia di wilayah laut yang belum disepakati kedua negara atau grey area.

Susi menampik klaim tersebut dan mendorong pembuktian di dalam proses hukum peradilan Indonesia.

Susi juga menegaskan pihaknya hanya menangkapi kapal asing yang besarnya lebih dari 10 GT dan menggunakan alat tangkap trawl ketika menangkap ikan ilegal di perairan Indonesia.

Sementara itu, Susi juga mengaku bahwa satuan petugas (Satgas) 115 Indonesia selama ini banyak mendapatkan bantuan oleh aparat Malaysia dalam penangkapan pelaku illegal fishing.

Sejak 2013 hingga 2017, Indonesia telah memberantas illegal fishing yang menghasilkan stok ikan Indonesia meningkat dari 7,3 juta ton ke 12,54 juta ton.



Sumber: BeritaSatu TV


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Berselisih dengan Trump, Dubes Inggris Mundur

Sir Kim Darroch telah mengundurkan diri sebagai duta besar Inggris untuk AS, di tengah perselisihan dengan Presiden Donald Trump.

DUNIA | 11 Juli 2019

Indonesia Berpeluang Ikut Bangun Kembali Irak

Pengusaha Indonesia berpeluang membangun proyek infrastruktur, gedung, dan proyek konstruksi lainnya di Irak.

DUNIA | 9 Juli 2019

Indonesia Akan Kirim Balik 210 Ton Sampah Australia

Indonesia akan mengirim lebih dari 210 ton sampah ke Australia, saat negara-negara Asia Tenggara menolak untuk dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah negara asing.

DUNIA | 10 Juli 2019

RUU Ekstradisi Hong Kong Akhirnya Dibatalkan

Kepala eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengumumkan pada Selasa (9/7) bahwa proposal rancangan undang-undang ekstradisi ke daratan Tiongkok “sudah mati”.

DUNIA | 10 Juli 2019

Tiongkok Desak AS Batalkan Penjualan Senjata ke Taiwan

Tiongkok mendesak Amerika Serikat (AS) untuk segera membatalkan penjualan senjata ke Taiwan dan memutuskan hubungan militer dengan pulau itu.

DUNIA | 10 Juli 2019

Desa Papua Nugini Diserang, 24 Tewas

Peredaran senjata otomatis membuat konflik makin mematikan.

DUNIA | 10 Juli 2019

Terkait Kudeta Gulen, Turki Perintahkan Penangkapan 176 Personel Militer

Turki telah memerintahkan penangkapan 176 personel militer karena diduga terkait kudeta Gulen.

DUNIA | 10 Juli 2019

Akibat Larangan Terbang Rusia, Georgia Merugi US$ 300 Juta

Para pakar memperkirakan Georgia akan mengalami kerugian hingga US$ 300 juta (sekitar Rp 4,23 triliun) akibat larangan terbang yang diberlakukan Rusia.

DUNIA | 10 Juli 2019

Meskipun Bermasalah, Rusia Akan Produksi 200 Jet Sukhoi

Rusia berencana untuk memproduksi setidaknya 200 pesawat Sukhoi Superjet 100 dalam waktu dekat.

DUNIA | 10 Juli 2019

Wapres Wang: Tiongkok Tak Bisa Dibungkam

Tiongkok dan seluruh dunia harus bisa hidup berdampingan, karena dunia tak bisa membungkam Tiongkok.

DUNIA | 10 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS