Studio Animasi Jepang Dibakar, 33 Orang Tewas

Studio Animasi Jepang Dibakar, 33 Orang Tewas
Pandangan udara ini menunjukkan adegan penyelamatan dan penanggulangan setelah kebakaran di gedung perusahaan animasi Kyoto Animation yang menewaskan lebih dari 30 orang di Kyoto, Jepang, Kamis (18/7/2019). ( Foto: AFP / Jiji Press )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 19 Juli 2019 | 16:43 WIB

Kyoto, Beritasatu.com- Sedikitnya 33 orang tewas dan puluhan lainnya cedera setelah seorang laki-laki membakar studio animasi Kyoto Animation, Kamis (18/7).

Seperti dilaporkan BBC, Jumat (19/7), polisi mengatakan laki-laki berusia 41 tahun tersebut membobol studio pada Kamis (18/7) pagi, menyiram dengan bahan bakar dan membakarnya. Pelaku telah ditahan dan dibawa ke rumah sakit akibat luka-luka yang diderita.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengatakan insiden ini "terlalu mengerikan untuk digambarkan dengan kata-kata". Ia menambahkan dirinya berbelasungkawa atas kejadian ini.

Kyoto Animation, yang juga dikenal dengan KyoAni, memproduksi film dan novel bergambar dan para penggemar mengatakan produk yang dihasilkan sangat berkualitas.

Kebakaran berlangsung di gedung berlantai tiga itu sekitar pukul 10.30 pagi waktu setempat dan upaya penyelamatan masih berlangsung.

Sejumlah saksi mata mendengar bunyi ledakan keras dan disusul kebakaran dahsyat yang mengepung gedung, sebut koresponden BBC di Tokyo, Rupert Wingfield-Hayes.

"Kami berupaya mengeluarkan sejumlah saksi yang terjebak di dalam gedung berlantai tiga, termasuk mereka yang mungkin tidak bisa bergerak," kata juru bicara dinas pemadam kebakaran kepada AFP.

"Seorang laki-laki melemparkan cairan dan membakarnya," ujar juru bicara kepolisian prefektur Kyoto kepada AFP.

Kyoto Animation didirikan pada 1981 dan telah memproduksi sejumlah tayangan animasi animation termasuk "K-On" dan"The Melancholy of Haruhi Suzumiya".

Di media sosial, banyak penggemar memgutarakan kekagetan mereka dan mengunggah foto tayangan animasi KyoAni.



Sumber: Suara Pembaruan