Demonstran Hong Kong Diserang Geng Preman

Demonstran Hong Kong Diserang Geng Preman
Pengunjuk rasa membangun blokade jalan setelah pawai menentang RUU ekstradisi yang kontroversial di Hong Kong, Minggu (21/7/2019). ( Foto: AFP / Laurel CHOR )
Unggul Wirawan / WIR Senin, 22 Juli 2019 | 20:19 WIB

Hong Kong, Beritasatu.com- Sekelompok pria bertopeng yang dipersenjatai dengan tongkat menyerbu satu stasiun kereta api di distrik Yuen Long, Hong Kong pada Minggu (21/7). Menurut media setempat, setidaknya 36 orang terluka dalam kekerasan itu

Rekaman yang diposting di media sosial menunjukkan para lelaki itu, semuanya memakai kaus putih, menyerang orang-orang di stasiun dan di dalam gerbong kereta.

Serangan gerombolan itu menyusul unjuk rasa pro-demokrasi terbaru di pusat Hong Kong, tempat polisi anti huru hara menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah para pengunjuk rasa. Tidak jelas siapa gerombolan itu atau apa motif serangan itu.

Polisi antihuru-hara Hong Kong menembakkan gas air mata dan peluru karet pada pengunjuk rasa anti-pemerintah beberapa jam setelah kantor Tiongkok di kota itu dilempari dengan telur dan dicorat-coret grafiti. Tindakan keras aparat pada Minggu (21/7) malam merupakan satu peringatan keras terhadap aturan Beijing.

Para demonstran bertopeng melemparkan telur ke kantor Tiongkok di Hong Kong pada Minggu (21/7) malam setelah unjuk rasa besar-besaran. Demonstran memusatkan kemarahan terhadap perwujudan pemerintahan Beijing tanpa henti-hentinya melihat gejolak yang melanda pusat keuangan.

Sekelompok pendukung pemerintah bertopeng dan membawa tongkat juga mendatangi sekelompok pdemonstran di stasiun kereta api. Mereka memukuli banyak orang termasuk wartawan yang menyiarkan langsung serangan itu.

Hong Kong telah terjerumus ke dalam krisis terburuk dalam sejarah baru-baru ini oleh berminggu-minggu pawai dan konfrontasi kekerasan sporadis antara polisi dan kantong-kantong pengunjuk rasa yang keras.



Sumber: Suara Pembaruan