Kalah Melawan, Mantan Presiden Kirgistan Ditangkap

Kalah Melawan, Mantan Presiden Kirgistan Ditangkap
Mantan presiden Kirgistan Almazbek Atambayev. ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 9 Agustus 2019 | 18:31 WIB

Bishkek, Beritasatu.com- Pasukan keamanan Kirgistan telah menangkap mantan Presiden Almazbek Atambayev setelah penyergapan yang gagal dan menyebabkan kematian seorang perwira.

Seperti dilaporkan BBC, Atambayev  akhirnya menyerah dan dibawa ke ibu kota, Bishkek. Penangkapan ini menyusul kebuntuan saat para pendukungnya menyandera enam perwira.

Presiden Kirgistan saat ini Sooronbai Jeenbekov mengatakan, Atambayev, yang awalnya ingin diinterogasi sebagai saksi, telah melakukan "kejahatan berat".

Mantan pemimpin itu berulang kali menolak panggilan polisi untuk menjadii saksi tentang dugaan korupsi dan penyalahgunaan jabatan.

Petugas pasukan khusus telah berusaha untuk menyerang rumah Atambayev pada Rabu (7/8) malam. Tetapi para pendukung Atambayev mengangkat senjata untuk membelanya. Tapi keenam prajurit yang ditangkap kemudian dibebaskan.

Tak lama kemudian, tembakan dan granat kejut dilaporkan meletus di rumah saat serangan kedua di properti, di pinggiran ibu kota Bishkek.

Jeenbekov, mantan sekutu dan penggantinya Atambayev, mengatakan mantan presiden itu "secara kasar mencemooh" hukum dengan "melakukan perlawanan bersenjata yang serius" kepada polisi.

“Kemarin kami memanggilnya sebagai saksi, sekarang kami akan memanggilnya atas kejahatan berat,” kata Jeenbekov pada sesi parlemen khusus pada Kamis (8/8).

Satu pernyataan polisi mengatakan Atambayev - yang memerintah Kirgistan dari 2011 hingga 2017 - akan dikirim ke otoritas terkait untuk langkah-langkah investigasi lebih lanjut.

Pasukan khusus menggunakan kendaraan lapis baja untuk menerobos gerbang kompleks rumah di desa Koi Tash di pinggiran ibu kota. Media setempat melaporkan tentara memblokir jalan yang mengarah ke kediaman Atambayev.



Sumber: Suara Pembaruan