Tinggalkan Taiwan, Topan Super Lekima Menuju Tiongkok

Tinggalkan Taiwan, Topan Super Lekima Menuju Tiongkok
Ombak besar menabrak tembok laut di depan gedung-gedung di Taizhou, provinsi Zhejiang di Tiongkok timur, Jumat (9/8/2019). Tiongkok mengeluarkan peringatan merah untuk datangnya Topan Super Lekima. ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 10 Agustus 2019 | 09:41 WIB

Beijing, Beritasatu.com- Otoritas Tiongkok mengeluarkan peringatan merah tanda bahaya untuk datangnya Topan Super Lekima yang diperkirakan akan menghancurkan provinsi Zhejiang timur Sabtu (10/8) pagi dengan angin kencang dan curah hujan deras.

Topan kesembilan tahun 2019 ini diproyeksikan bergerak ke barat laut ke pantai Tiongkok pada Sabtu. Sementara China Meteorological Administration (CMA) memfokuskan perhatiannya pada provinsi Shanghai dan Zhejiang, Fujian, Jiangsu, dan Shandong.

Kantor berita resmi Xinhua melaporkan, pusat topan Lekima berada sekitar 290 kilometer sebelah tenggara kota Wenling di Zhejiang, Jumat pagi, dengan kecepatan angin mencapai 209 km per jam.

Untuk mengantisipasi, pihak berwenang membatalkan layanan kereta pada Sabtu di Zhejiang, Shanghai dan di tempat lain. Menurut surat kabar CMA, otoritas juga mengeluarkan peringatan kuning untuk hujan lebat dan banjir untuk provinsi di jalur Lekima.

Menurut CMA, beberapa maskapai membatalkan penerbangan pada Sabtu di Shanghai sebagai tindakan pencegahan.

Surat kabar CMA menambahkan, evakuasi hebat" dari laut sedang berlangsung, dengan kapal-kapal kembali ke pelabuhan dan pindah ke daerah-daerah yang aman.

Topan Lekima menyapu ujung utara Taiwan pada hari Jumat, dan melukai sembilan orang. Beberapa pohon tumbang dan sekitar 73.000 rumah kehilangan pasokan listrik untuk sementara waktu.

Pihak berwenang Taiwan juga mengatakan sekitar 518 penerbangan dibatalkan pada Jumat karena hujan lebat. Layanan kereta api juga ditangguhkan di beberapa tempat di pulau itu.



Sumber: Suara Pembaruan